JurnalLugas.Com – Pada Sabtu, 31 Agustus 2024, Badan Pangan Nasional (Bapanas) melaporkan perubahan harga beberapa komoditas pangan di Indonesia. Berdasarkan data Panel Harga Bapanas, sejumlah harga pangan mengalami fluktuasi di tingkat pedagang eceran secara nasional.
Penurunan Harga Cabai dan Daging
Cabai rawit merah mengalami penurunan harga signifikan sebesar 11,85 persen atau Rp5.750, menjadi Rp42.780 per kilogram. Selain itu, cabai merah keriting juga turun 9,21 persen atau Rp3.770, kini menjadi Rp37.170 per kilogram. Harga daging sapi murni pun mengalami penurunan sebesar 3,49 persen atau Rp4.720, menjadi Rp130.340 per kilogram.
Komoditas yang Mengalami Kenaikan Harga
Di sisi lain, beberapa komoditas menunjukkan kenaikan harga. Bawang putih bonggol naik 0,33 persen atau Rp130, menjadi Rp39.820 per kilogram. Telur ayam ras juga mengalami kenaikan sebesar 2 persen atau Rp570, kini menjadi Rp29.020 per kilogram. Gula konsumsi terpantau naik 1,34 persen atau Rp240, menjadi Rp18.170 per kilogram.
Fluktuasi Harga Beras dan Minyak Goreng
Beras premium naik tipis 0,13 persen atau Rp20, menjadi Rp15.570 per kilogram, sementara beras medium turun 0,29 persen atau Rp40, menjadi Rp13.550 per kilogram. Beras stabilitas pasokan dan harga pangan (SPHP) Bulog juga mencatat penurunan 0,16 persen atau Rp20, menjadi Rp12.580 per kilogram.
Harga minyak goreng kemasan sederhana naik 0,44 persen atau Rp80, menjadi Rp18.160 per kilogram, namun minyak goreng curah justru turun 1,24 persen atau Rp200, menjadi Rp15.970 per kilogram.
Perubahan Harga Komoditas Lainnya
Komoditas lain yang mengalami perubahan harga adalah tepung terigu, kedelai, garam, dan ikan. Tepung terigu curah naik 0,20 persen atau Rp20, menjadi Rp10.270 per kilogram, sementara tepung terigu non curah turun 0,90 persen atau Rp120, menjadi Rp13.180 per kilogram.
Kenaikan harga juga terjadi pada kedelai biji kering (impor) sebesar 2,35 persen atau Rp280, menjadi Rp12.200 per kilogram, serta harga jagung di tingkat peternak naik 2,66 persen atau Rp160, menjadi Rp6.170 per kilogram. Garam halus beryodium mengalami penurunan 2,43 persen atau Rp280, menjadi Rp11.230 per kilogram.
Harga ikan kembung naik 3,69 persen atau Rp1.370, menjadi Rp38.520 per kilogram, sementara ikan tongkol naik 1,92 persen atau Rp610, menjadi Rp32.390 per kilogram. Sebaliknya, ikan bandeng mengalami penurunan harga sebesar 5,91 persen atau Rp1.960, kini menjadi Rp31.180 per kilogram.
Secara keseluruhan, data ini menunjukkan adanya fluktuasi harga pangan yang signifikan di berbagai komoditas. Konsumen perlu memperhatikan perubahan harga ini dalam mengatur anggaran belanja mereka, terutama pada komoditas yang mengalami kenaikan harga.






