JurnalLugas.Com – Seorang pria bernama Ronnie Ang, yang rutin bersepeda di sepanjang Sembawang Park Connector, Singapura, mengalami nasib tragis pada 4 Juli 2022. Saat sedang menikmati kegiatan bersepedanya, Ronnie yang berusia 60 tahun diserang oleh segerombolan lebah dan meninggal dunia tiga hari setelah dirawat di rumah sakit.
Menurut temuan Koroner Negara, Adam Nakhoda, pada 13 September, insiden ini dinyatakan sebagai kecelakaan yang sangat disayangkan.
Kejadian Mengerikan Saat Bersepeda
Sekitar pukul 11.40 pagi, Ronnie sedang bersepeda di dekat Kuil Dewa Kekayaan Sembawang, Admiralty Street, ketika dia tiba-tiba dikejar oleh sekelompok lebah. Sarang lebah yang terletak sekitar 12 meter di atas pohon diduga baru saja diganggu oleh predator, menyebabkan sebagian sarang jatuh ke tanah.
Lebah tersebut, yang diidentifikasi sebagai spesies Vespa affinis atau lebah kecil bergaris, biasanya tidak agresif. Namun, karena sarangnya terganggu, mereka menjadi defensif dan menyerang Ronnie yang melintas di dekat sarang tersebut.
Meski disengat beberapa kali, Ronnie terus mengayuh sepedanya hingga berhasil menjauh dari gerombolan lebah. Setelah itu, ia berhenti di sebuah blok terdekat dan menghubungi istrinya. Ia mengeluhkan pusing dan rasa sakit di tenggorokannya akibat serangan lebah tersebut.
Usaha Pertolongan Darurat
Istrinya segera menelepon ambulans dan pergi mencarinya. Sekitar pukul 12.15 siang, ia menemukan suaminya dengan bekas sengatan di tubuhnya. Ronnie mengatakan ia merasa haus dan tenggorokannya sakit, sehingga istrinya memberinya minum.
Paramedis tiba beberapa menit kemudian dan membawanya ke Rumah Sakit Khoo Teck Puat. Meskipun Ronnie tidak menunjukkan tanda-tanda reaksi alergi pada awalnya, ia tetap dirawat untuk observasi lebih lanjut. Pihak rumah sakit juga mengetahui bahwa Ronnie memiliki riwayat penyakit jantung, termasuk pemasangan stent pada tahun 2014.
Kondisi Kesehatan yang Memburuk
Hasil tes darah menunjukkan Ronnie mengalami kegagalan organ secara progresif, dan meskipun berbagai upaya medis dilakukan, kerusakan ginjal yang parah mulai terdeteksi. Tidak ada penawar khusus untuk racun serangga yang menyebabkan kondisi Ronnie semakin memburuk.
Ronnie akhirnya dirawat di unit perawatan intensif, di mana ia disedasi, diintubasi, dan dipasangkan ventilator mekanis. Pada dini hari tanggal 7 Juli 2022, kondisinya semakin memburuk dan ia dinyatakan meninggal pada pukul 7 pagi.
Faktor Penyakit Jantung Berperan
Koroner Adam Nakhoda menyatakan bahwa penyakit jantung bawaan Ronnie kemungkinan besar memperparah kondisi pasca-sengatan lebah. Ia juga menilai bahwa penanganan medis yang diberikan sudah sesuai, meskipun ada catatan bahwa komunikasi dengan keluarga bisa ditingkatkan, terutama dalam situasi kritis.
Setelah insiden tersebut, sarang lebah yang berusia antara lima hingga delapan bulan tersebut ditemukan dan segera dihancurkan. Koroner juga menegaskan bahwa tidak ada metode pasti untuk mencegah lebah membangun sarang, namun masyarakat diimbau untuk tidak mendekati sarang lebah dan segera melaporkannya kepada pihak berwenang, seperti NParks.
Di akhir sidang, Adam Nakhoda menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Ronnie Ang yang hadir dalam persidangan tersebut.






