PT Dharma Polimetal (DRMA) Optimis Kehadiran Produsen Otomotif China di Indonesia

JurnalLugas.Com – PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA), emiten komponen otomotif terkemuka di Indonesia, melihat kehadiran produsen otomotif asal China sebagai peluang strategis yang menjanjikan. Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah merek otomotif China seperti BYD, Wuling, Chery, MG, dan Neta semakin agresif berekspansi di pasar Tanah Air.

Direktur Utama DRMA, Irianto Santoso, mengungkapkan bahwa hubungan antara DRMA dan produsen-produsen China saat ini berjalan sangat baik. Hal ini terbukti dari kunjungan yang dilakukan kedua belah pihak.

Bacaan Lainnya

“Beberapa pabrikan dari China telah berkunjung ke pabrik-pabrik Dharma Group, dan kami juga telah mengunjungi kantor pusat mereka di China. Diskusi teknis dan nonteknis sudah dilakukan untuk mendukung kebutuhan lokalisasi mereka di Indonesia,” ungkapnya pada Jumat (15/11/2024).

Peluang Lokal untuk Peningkatan TKDN

Menurut Irianto, para produsen otomotif China menghadapi tantangan untuk memenuhi persyaratan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) minimal 40 persen dalam dua tahun ke depan. Aturan ini memberikan peluang besar bagi DRMA sebagai mitra lokal dalam memproduksi kendaraan di Indonesia.

Baca Juga  Serius Garap Pasar Otomotif RI Beijing Automotive Group Co Ltd (BAIC) Melalui PT JIO Distribusi Indonesia (JDI) Rilis BJ-40 Plus dan X-55 II SUV Mewah

“Kami optimis bahwa peluang ini dapat mendukung pertumbuhan DRMA di masa depan,” ujarnya. Meski dihadapkan pada penurunan kinerja keuangan hingga kuartal III-2024, di mana pendapatan turun sebesar 5 persen, DRMA tetap menargetkan pendapatan tahun 2024 setara dengan tahun sebelumnya.

Irianto juga mencatat, tantangan tersebut tidak terlepas dari stagnasi pasar otomotif nasional, dengan penjualan kendaraan roda empat diperkirakan hanya mencapai 850 ribu unit sepanjang tahun ini. Namun, ia tetap optimis bahwa perseroan mampu menjaga laba bersih setidaknya setara dengan tahun lalu.

Proyeksi 2025: Pertumbuhan Positif

Memasuki 2025, DRMA memproyeksikan pertumbuhan pendapatan yang positif, didukung oleh kenaikan penjualan kendaraan roda empat sebesar 5–10 persen dan roda dua sebesar 3–5 persen. Perseroan juga berencana memperkenalkan berbagai produk baru, model kendaraan baru, serta komponen baru yang diharapkan mampu mendorong pertumbuhan organik Dharma Group.

Baca Juga  Serius Garap Pasar Otomotif RI Beijing Automotive Group Co Ltd (BAIC) Melalui PT JIO Distribusi Indonesia (JDI) Rilis BJ-40 Plus dan X-55 II SUV Mewah

“DRMA berharap produk-produk baru tersebut dapat mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan pada tahun depan,” tutup Irianto.

Dengan potensi kolaborasi bersama produsen otomotif China dan strategi bisnis yang terarah, DRMA optimis akan terus memperkuat posisinya di industri otomotif Indonesia. Langkah ini tidak hanya mendukung kebutuhan lokalisasi tetapi juga menciptakan peluang untuk memperluas pasar dan meningkatkan daya saing perseroan di tingkat global.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait