Harga Emas Turun Tipis Ini Daftar Pecahannya

JurnalLugas.Com – Harga emas Antam mengalami penurunan pada Sabtu, 16 November 2024, yang tercatat di laman Logam Mulia. Harga emas per gram turun sebesar Rp2.000, menjadi Rp1.468.000. Begitu pula dengan harga jual kembali (buyback) emas batangan yang turut mengalami penurunan tipis menjadi Rp1.318.000 per gram.

Sebagai informasi, transaksi jual beli emas batangan di PT Antam Tbk akan dikenakan potongan pajak sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 34/PMK.10/2017. Pada penjualan kembali emas batangan dengan nilai lebih dari Rp10 juta, pembeli akan dikenakan PPh 22 sebesar 1,5% untuk pemegang NPWP dan 3% untuk non-NPWP. Potongan pajak ini langsung dipotong dari nilai transaksi buyback.

Bacaan Lainnya
Baca Juga  Harga Emas Hari Ini Stagnan

Berikut adalah harga emas batangan pecahan yang tercatat di laman Logam Mulia Antam per 16 November 2024:

  • Harga emas 0,5 gram: Rp784.000
  • Harga emas 1 gram: Rp1.468.000
  • Harga emas 2 gram: Rp2.876.000
  • Harga emas 3 gram: Rp4.289.000
  • Harga emas 5 gram: Rp7.115.000
  • Harga emas 10 gram: Rp14.175.000
  • Harga emas 25 gram: Rp35.312.000
  • Harga emas 50 gram: Rp70.545.000
  • Harga emas 100 gram: Rp141.012.000
  • Harga emas 250 gram: Rp352.265.000
  • Harga emas 500 gram: Rp704.320.000
  • Harga emas 1.000 gram: Rp1.408.600.000

Pajak Pembelian Emas

Terkait pembelian emas batangan, sesuai dengan PMK No. 34/PMK.10/2017, pembeli yang memiliki NPWP akan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45% dari nilai transaksi, sedangkan pembeli yang tidak memiliki NPWP akan dikenakan tarif pajak sebesar 0,9%. Setiap transaksi pembelian emas batangan akan disertai dengan bukti potong PPh 22.

Baca Juga  Harga Emas Dunia Pecahkan Rekor Baru Ditopang Data Ekonomi AS Melemah

Harga emas Antam pada 16 November 2024 mengalami penurunan ringan, dengan harga per gram emas saat ini tercatat Rp1.468.000. Para investor yang ingin membeli atau menjual kembali emas batangan juga perlu memperhatikan ketentuan pajak yang berlaku, agar dapat mengelola investasi mereka dengan lebih efisien.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait