IHSG Ditutup Melemah di Zona Merah Teknologi Jadi Sektor Paling Tertekan

JurnalLugas.Com – Pada penutupan perdagangan Senin (18/11/2024), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menunjukkan performa negatif. IHSG turun sebesar 0,38 persen atau melemah 26,98 poin ke level 7.134, menandakan bahwa tekanan jual masih mendominasi pasar saham Indonesia.

Volume dan Frekuensi Perdagangan

Sepanjang sesi perdagangan hari ini, total volume saham yang diperdagangkan mencapai 21,73 miliar saham dengan nilai transaksi senilai Rp10,16 triliun. Aktivitas transaksi mencatat sebanyak 1,12 juta kali, menggambarkan dinamika pasar yang cukup aktif meskipun indeks terkoreksi. Sebanyak 397 saham mengalami penurunan harga, 198 saham mencatat kenaikan, dan 193 saham lainnya bergerak stagnan.

Bacaan Lainnya

Kinerja Sektor-Sektor Saham

Mayoritas sektor saham berada di zona merah, dengan sektor teknologi mencatatkan penurunan terdalam sebesar 1,46 persen. Penurunan signifikan lainnya terjadi pada:

Baca Juga  Pasar Saham Lesu! IHSG dan LQ45 Kompak Merah di Awal Perdagangan
  • Sektor properti: -1,38 persen
  • Sektor energi: -1,05 persen
  • Sektor keuangan: -0,74 persen
  • Sektor infrastruktur: -0,77 persen
  • Sektor kesehatan: -0,50 persen
  • Sektor transportasi: -0,14 persen
  • Sektor industri: -0,12 persen
  • Sektor non-siklikal: -0,01 persen

Namun, beberapa sektor masih mampu mencatatkan penguatan, yaitu sektor bahan baku yang naik 1,05 persen dan sektor siklikal yang bertambah 0,57 persen.

Top Gainers dan Top Losers

Di tengah tekanan pasar, beberapa saham berhasil mencatatkan kenaikan signifikan. Berikut tiga saham dengan kenaikan tertinggi (top gainers):

  1. PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ) naik 24,72 persen ke Rp3.330
  2. PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA) naik 21,05 persen ke Rp115
  3. PT Jaya Agra Wattie Tbk (JAWA) naik 19,44 persen ke Rp129

Sementara itu, saham yang mencatatkan penurunan terbesar (top losers) adalah:

  1. PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) turun 19,59 persen ke Rp25.750
  2. PT Multitrend Indo Tbk (BABY) turun 13,29 persen ke Rp300
  3. PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) turun 12,66 persen ke Rp2.000
Baca Juga  Pergerakan IHSG dan LQ45 BEI Tren Melemah di Sesi Pembukaan

Saham Paling Aktif

Beberapa saham mencatatkan volume perdagangan tinggi dan menjadi favorit investor. Tiga saham paling aktif diperdagangkan adalah:

  1. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS)
  2. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI)
  3. PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO)

Pergerakan IHSG hari ini menunjukkan bahwa pasar masih dibayangi sentimen negatif, terutama pada sektor teknologi yang tertekan paling dalam. Meskipun demikian, sektor bahan baku dan sektor siklikal memberikan sedikit harapan dengan mencatatkan kinerja positif. Untuk para investor, penting untuk terus memantau perkembangan sentimen global dan domestik yang dapat memengaruhi volatilitas pasar dalam waktu dekat.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait