JurnalLugas.Com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan nasional melalui penguatan organisasi. Langkah ini diwujudkan dengan melantik pimpinan baru untuk Satuan Kerja Kantor Pusat dan Kepala OJK Daerah.
Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari upaya strategis untuk memperkuat sektor jasa keuangan sekaligus mendukung program pemerintah. “Diharapkan ini betul-betul bisa mendukung program pemerintah dan khususnya untuk meningkatkan pertumbuhan pembangunan Indonesia,” ujar Mahendra dalam acara pelantikan di Jakarta.
Sejalan dengan Amanat UU P2SK
Langkah ini juga mengacu pada amanat Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK). UU ini menginstruksikan OJK untuk terus meningkatkan kontribusinya dalam pembangunan nasional melalui penguatan sektor jasa keuangan dan pengembangan perekonomian di berbagai daerah.
Sebagai tindak lanjut dari amanat tersebut, OJK akan segera meresmikan dua kantor baru di daerah, yaitu Kantor OJK Provinsi Banten dan Kantor OJK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kehadiran kantor baru ini diharapkan dapat memperkuat peran OJK dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan meningkatkan akses layanan jasa keuangan.
Prioritas Pembenahan Sektor Jasa Keuangan
Mahendra juga menyoroti pentingnya program pembenahan dan penguatan sektor jasa keuangan yang telah berjalan selama dua tahun terakhir. “Banyak sekali program utama yang harus dilaksanakan pada periode dua tahun terakhir yang sampai saat ini pun masih kita lakukan melalui pembenahan dan penguatan industri jasa keuangan,” tambahnya.
Daftar Pejabat Baru OJK
Berikut adalah jajaran pejabat baru yang dilantik dalam upaya penguatan organisasi OJK:
- Dino Milano Siregar sebagai Kepala Departemen Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto.
- Adi Dharma sebagai Kepala OJK Provinsi Banten.
- Haramain Billady sebagai Kepala OJK Purwokerto.
- Rochma Hidayati sebagai Kepala OJK Kalimantan Barat.
- Fatwa Aulia sebagai Kepala OJK Papua.
- Bismi Maulana Nugraha sebagai Kepala OJK Sulawesi Tenggara.
- Bonny Hardi Putra sebagai Kepala OJK Sulawesi Tengah.
- Farid Faletehan sebagai Kepala OJK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
- Yan Iswara Rosya sebagai Kepala OJK Provinsi Jambi.
Peran Strategis OJK di Daerah
Penunjukan pejabat baru ini tidak hanya memperkuat struktur organisasi, tetapi juga memperkuat koordinasi dan eksekusi program di daerah. Dengan adanya pejabat yang kompeten dan berkualitas, OJK dapat semakin responsif dalam menjawab kebutuhan masyarakat dan industri jasa keuangan.
Melalui penguatan ini, OJK diharapkan dapat menjadi pilar utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan. Pelantikan ini menjadi bukti nyata komitmen OJK untuk terus mendukung pembangunan dan stabilitas ekonomi Indonesia.






