Sinagoge Adass Israel di Ripponlea Melbourne Dibakar Netanyahu Australia Anti-Israel

JurnalLugas.Com – Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengecam keras pemerintah Australia setelah serangan pembakaran yang menyasar sinagoge Adass Israel di Melbourne, Jumat (6/12/2024). Insiden ini terjadi di Ripponlea, sebuah kawasan pinggiran Melbourne, dan telah disebut Netanyahu sebagai “tindakan antisemitisme yang menjijikkan.”

Dalam pernyataan resminya yang diunggah di platform media sosial X, Netanyahu menilai tindakan tersebut tidak bisa dilepaskan dari “sikap anti-Israel ekstrem” pemerintah Partai Buruh Australia. Ia merujuk pada keputusan kontroversial pemerintah Australia baru-baru ini untuk mendukung resolusi PBB yang menuntut penghentian pendudukan Israel atas wilayah Palestina.

Bacaan Lainnya

“Saya harap otoritas negara menggunakan kekuatan penuh mereka untuk mencegah tindakan antisemit seperti itu di masa mendatang,” ujar Netanyahu.

Kebakaran Mengguncang Komunitas Yahudi

Kebakaran yang terjadi pada dini hari tersebut melibatkan sekitar 60 petugas pemadam kebakaran. Polisi Victoria kini sedang melacak tiga orang yang diduga terkait dengan insiden ini. Sementara itu, Dewan Eksekutif Yahudi Australia melaporkan lonjakan insiden anti-Yahudi hingga 316% dalam beberapa bulan terakhir, terutama setelah serangan Hamas ke Israel pada 7 Oktober 2024.

Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, dengan cepat mengutuk serangan ini. Namun, langkah pemerintahannya yang mendukung resolusi PBB memicu perdebatan sengit di dalam negeri. Peter Dutton, pemimpin oposisi dari Partai Liberal, turut menyoroti kebijakan tersebut, menyatakan bahwa hubungan pemerintah dengan komunitas Yahudi perlu perhatian serius.

Kontroversi Sikap Anti-Israel

Dalam pernyataan lebih lanjut, Netanyahu menyebut bahwa sentimen anti-Israel tak lain adalah bentuk antisemitisme. Tuduhan ini menambah ketegangan antara Israel dan Australia, terutama setelah perubahan kebijakan luar negeri Australia di bawah pemerintahan Partai Buruh.

Hingga Sabtu (7/12/2024) pagi, pihak pemerintah Australia belum memberikan tanggapan atas tuduhan Netanyahu tersebut.

Peningkatan Tindakan Pencegahan

Pihak berwenang di Victoria kini sedang meningkatkan keamanan di lokasi-lokasi komunitas Yahudi, termasuk sinagoge, sekolah, dan pusat komunitas. Langkah ini dilakukan untuk mencegah insiden serupa dan memastikan keselamatan masyarakat.

Insiden ini menyoroti tantangan global dalam memerangi antisemitisme, sekaligus mengundang perhatian dunia terhadap kebijakan luar negeri yang berimplikasi pada hubungan antar-komunitas.

Tombol Google News - JurnalLugas
Baca Juga  Netanyahu Umumkan Rencana Kuasai Kota Gaza Sandera Israel Jadi Taruhan

Pos terkait