JurnalLugas.Com – Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat adanya fluktuasi harga berbagai komoditas pangan di tingkat pedagang eceran nasional pada Rabu, 18 Desember 2024. Berdasarkan data dari Panel Harga Bapanas pukul 08.00 WIB, tren penurunan harga mendominasi sejumlah komoditas utama, meskipun beberapa lainnya mengalami kenaikan.
Penurunan Harga Beras dan Daging Sapi
Harga beras premium menunjukkan penurunan sebesar 0,13 persen atau Rp20 menjadi Rp15.390 per kilogram (kg). Penurunan ini juga tercermin pada beras medium yang turun 0,89 persen atau Rp120 menjadi Rp13.370 per kg. Sementara itu, beras Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang dikelola Bulog turun 0,40 persen atau Rp50 menjadi Rp12.460 per kg.
Komoditas protein hewani juga mencatat tren penurunan. Harga daging sapi murni turun signifikan sebesar 3,03 persen atau Rp4.090 menjadi Rp130.880 per kg. Di sisi lain, telur ayam ras mengalami penurunan 1,06 persen atau Rp320 menjadi Rp29.800 per kg.
Fluktuasi Harga Cabai dan Bawang
Harga cabai merah keriting mengalami penurunan 3,91 persen atau Rp1.390 menjadi Rp34.120 per kg, diikuti oleh cabai rawit merah yang turun lebih tajam, yakni 6,12 persen atau Rp2.610 menjadi Rp40.020 per kg. Sebaliknya, bawang merah dan bawang putih bonggol justru mengalami kenaikan harga masing-masing sebesar 1,09 persen (Rp440) dan 0,17 persen (Rp70), menjadikan harganya Rp40.640 per kg dan Rp42.360 per kg.
Minyak Goreng dan Tepung Terigu Turun
Harga minyak goreng kemasan sederhana turun sebesar 1,23 persen atau Rp230 menjadi Rp18.420 per kg. Sementara itu, minyak goreng curah mencatat penurunan lebih besar sebesar 2,23 persen atau Rp390 menjadi Rp17.080 per kg. Penurunan harga juga terjadi pada tepung terigu curah, yakni sebesar 1,87 persen atau Rp200 menjadi Rp9.940 per kg, dan tepung terigu non-curah yang turun 2,75 persen atau Rp360 menjadi Rp12.730 per kg.
Komoditas Lain yang Berfluktuasi
Gula konsumsi turun sebesar 0,72 persen atau Rp139 menjadi Rp17.850 per kg, sementara kedelai biji kering impor naik tipis 0,86 persen atau Rp90 menjadi Rp10.500 per kg. Harga jagung di tingkat peternak mencatat kenaikan tertinggi sebesar 4,30 persen atau Rp260 menjadi Rp6.310 per kg.
Ikan Segar Turun Drastis
Beberapa komoditas ikan menunjukkan penurunan harga signifikan. Harga ikan kembung turun 4,19 persen atau Rp1.580 menjadi Rp36.150 per kg, diikuti ikan tongkol yang turun 1,42 persen atau Rp150 menjadi Rp31.260 per kg. Ikan bandeng mencatat penurunan terbesar sebesar 4,75 persen atau Rp1.600 menjadi Rp32.060 per kg.
Secara keseluruhan, fluktuasi harga komoditas pangan di tingkat pedagang eceran nasional menunjukkan tren penurunan yang mendominasi, terutama pada produk pangan pokok seperti beras, daging sapi, minyak goreng, dan tepung terigu.
Namun, kenaikan pada beberapa komoditas seperti bawang merah, bawang putih, dan jagung menunjukkan perlunya perhatian terhadap stabilitas harga. Langkah pengelolaan pasokan dan distribusi yang konsisten sangat penting untuk menjaga keseimbangan harga di pasar.






