JurnalLugas.Com – PT Raja Roti Cemerlang Tbk (BRRC), produsen tepung roti terkemuka, bersiap melaksanakan penawaran umum perdana (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat modal kerja dan mendukung pertumbuhan bisnis yang semakin pesat.
Rincian Penawaran Saham BRRC
Berdasarkan prospektus yang dirilis pada Selasa, 17 Desember 2024, BRRC akan melepas 291.500.000 saham baru. Jumlah ini setara dengan 30,01 persen dari total modal ditempatkan dan disetor perusahaan. Saham tersebut memiliki nilai nominal Rp25 per lembar, dengan harga penawaran awal (bookbuilding) yang dipatok pada kisaran Rp200 hingga Rp210 per saham.
Jika seluruh saham berhasil terjual pada harga tertinggi, BRRC berpotensi meraih dana segar hingga Rp61,21 miliar dari aksi korporasi ini.
Penerbitan Waran Seri I Sebagai Insentif
Selain melepas saham, BRRC juga akan menerbitkan 145.750.000 Waran Seri I (BRRC-W) yang diberikan secara cuma-cuma kepada para investor baru. Waran ini setara dengan 21,43 persen dari total saham yang ditempatkan dan disetor.
Rasio penerbitan waran ditetapkan 2:1, artinya setiap dua saham baru yang dimiliki akan memberikan hak kepada investor untuk memperoleh satu waran. Waran ini memiliki harga pelaksanaan Rp210 per lembar, dengan nominal Rp25. Jika seluruh waran dikonversi, BRRC diperkirakan dapat mengantongi tambahan dana sebesar Rp30,6 miliar.
Jadwal Pelaksanaan IPO
Mengacu pada jadwal sementara, periode bookbuilding akan berlangsung mulai 18 hingga 20 Desember 2024. Setelah itu, masa penawaran umum diperkirakan akan digelar pada 3-7 Januari 2025. Saham BRRC dijadwalkan mulai tercatat di BEI pada 9 Januari 2025.
Alokasi Dana IPO
Manajemen BRRC menjelaskan bahwa dana hasil IPO sepenuhnya akan dialokasikan untuk modal kerja. Fokus utama penggunaan dana adalah untuk meningkatkan persediaan bahan baku dan mendukung operasional perusahaan.
“Modal kerja tersebut digunakan oleh Perseroan untuk mendukung pertumbuhan penjualan produk Perseroan,” ungkap manajemen BRRC.
Dana ini juga akan dimanfaatkan untuk membiayai kebutuhan operasional, termasuk pembayaran tenaga kerja serta biaya energi seperti gas dan listrik.
Mendorong Pertumbuhan Bisnis
Melalui IPO ini, BRRC tidak hanya bertujuan memperkuat modal kerja, tetapi juga memperluas pangsa pasar dan meningkatkan daya saing di industri tepung roti. Dengan modal segar yang diperoleh, perusahaan optimistis mampu mendukung pertumbuhan penjualan serta memenuhi kebutuhan pasar yang terus meningkat.
Langkah PT Raja Roti Cemerlang Tbk untuk melantai di BEI merupakan upaya strategis untuk memperkuat fondasi bisnis dan mendorong pertumbuhan berkelanjutan. Dengan prospek yang cerah di sektor makanan dan minuman, IPO ini diharapkan dapat menarik minat investor sekaligus memperkuat posisi BRRC sebagai salah satu pemain utama di industri tepung roti.






