Jelang Nataru Harga Pangan Turun Cabai Minyak Goreng Beras

JurnalLugas.Com – Badan Pangan Nasional (Bapanas) melaporkan penurunan harga berbagai komoditas pangan di pasar ritel nasional per Sabtu, 21 Desember 2024. Data terbaru menunjukkan tren penurunan harga pada sejumlah kebutuhan pokok seperti beras, cabai, minyak goreng, hingga daging sapi.

Penurunan Harga Beras dan Komoditas Utama Lainnya

Harga beras premium tercatat turun sebesar 0,13 persen atau Rp20, menjadi Rp15.380 per kilogram (kg). Beras medium juga mengalami penurunan 0,45 persen atau Rp60, menjadi Rp13.400 per kg. Namun, harga beras stabilitas pasokan dan harga pangan (SPHP) dari Bulog sedikit naik sebesar 0,08 persen atau Rp10, menjadi Rp12.520 per kg.

Bacaan Lainnya

Selain beras, penurunan harga juga terjadi pada bawang merah sebesar 1,33 persen atau Rp549, menjadi Rp39.950 per kg. Namun, harga bawang putih bonggol justru naik tipis 0,56 persen atau Rp240, menjadi Rp42.720 per kg.

Cabai dan Minyak Goreng Turut Alami Penurunan

Harga cabai merah keriting turun signifikan sebesar 3,84 persen atau Rp1.440, menjadi Rp36.890 per kg. Sementara itu, cabai rawit merah mengalami penurunan lebih besar, yakni 5,73 persen atau Rp2.550, menjadi Rp41.970 per kg.

Baca Juga  Harga Cabai Beras dan Lainnya Mengalami Kenaikan Awal November

Penurunan harga juga terjadi pada produk minyak goreng. Minyak goreng kemasan sederhana turun 1,71 persen atau Rp329, menjadi Rp18.429 per kg, sedangkan minyak goreng curah turun lebih tajam sebesar 2,56 persen atau Rp450, menjadi Rp17.110 per kg.

Tren Positif pada Produk Daging dan Telur

Harga daging sapi murni menurun sebesar 2,38 persen atau Rp3.220, menjadi Rp131.990 per kg. Daging ayam ras juga mengalami penurunan sebesar 0,92 persen atau Rp340, menjadi Rp36.740 per kg. Adapun harga telur ayam ras turun 1,44 persen atau Rp449, menjadi Rp30.030 per kg.

Perubahan Harga pada Komoditas Lain

Penurunan harga juga terjadi pada beberapa komoditas lain, seperti:

  1. Tepung terigu curah: Turun 0,99 persen atau Rp100, menjadi Rp10.010 per kg.
  2. Tepung terigu non-curah: Turun 2,60 persen atau Rp340, menjadi Rp12.740 per kg.
  3. Gula konsumsi: Turun 1,17 persen atau Rp20, menjadi Rp17.760 per kg.
  4. Jagung di tingkat peternak: Turun 2,13 persen atau Rp139, menjadi Rp5.980 per kg.

Sementara itu, harga kedelai biji kering (impor) sedikit naik 0,87 persen atau Rp90, menjadi Rp10.450 per kg.

Baca Juga  Harga Komoditas Pangan Hari ini Cabai Masih Meroket Beras Aduhai Bawang Melonjak Tajam

Penurunan Harga pada Produk Ikan

Produk perikanan juga mencatat penurunan harga. Ikan kembung turun 0,34 persen atau Rp130, menjadi Rp37.730 per kg. Ikan tongkol turun 1,13 persen atau Rp360, menjadi Rp31.480 per kg. Sementara itu, ikan bandeng mencatat penurunan tertinggi, yakni 4,58 persen atau Rp1.540, menjadi Rp32.050 per kg.

Penurunan harga komoditas pangan ini memberikan angin segar bagi masyarakat Indonesia, terutama menjelang akhir tahun. Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional terus memantau dan mengatur kestabilan harga untuk memastikan keterjangkauan pangan bagi seluruh lapisan masyarakat. Meski demikian, beberapa komoditas tertentu masih mengalami kenaikan, yang memerlukan perhatian lebih untuk menjaga keseimbangan pasar.

Dengan data terbaru ini, diharapkan konsumen dapat merencanakan kebutuhan belanja mereka dengan lebih bijak.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait