Toyota Produsen Mobil Terlaris Dunia

JurnalLugas.Com – Toyota Motor Corp. kembali mempertahankan posisinya sebagai produsen mobil dengan penjualan tertinggi di dunia untuk tahun kelima berturut-turut pada 2024. Meskipun mengalami sedikit penurunan dalam jumlah unit yang terjual, Toyota tetap unggul dibandingkan para pesaingnya berkat tingginya permintaan terhadap kendaraan hibrida.

Dominasi Toyota di Pasar Otomotif Global

Grup Toyota, yang mencakup Daihatsu Motor Co. dan Hino Motors Ltd., berhasil menjual sebanyak 10,82 juta unit sepanjang 2024. Angka ini mengalami penurunan 3,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya, namun masih cukup untuk menjadikan Toyota sebagai pemimpin pasar otomotif global.

Bacaan Lainnya

Pesaing terdekatnya, Volkswagen AG asal Jerman, mencatat penjualan 9,03 juta unit, sedangkan Hyundai Motor Group dari Korea Selatan, yang menaungi Kia Corp., membukukan penjualan sekitar 7,23 juta unit.

Keberhasilan Toyota dalam mempertahankan dominasinya di pasar tidak terlepas dari permintaan tinggi terhadap kendaraan hibrida. Penjualan mobil hibrida Toyota mengalami peningkatan sebesar 21,1 persen menjadi 4,14 juta unit. Hal ini menunjukkan bahwa konsumen masih lebih memilih kendaraan hibrida dibandingkan kendaraan listrik murni (EV) di tengah perubahan tren global.

Baca Juga  Jaksa Agung Texas Ken Paxton Gugat Ford Hyundai Toyota dan FCA Terkait Ini

BYD Melampaui Honda, Nissan, dan Suzuki

Sementara itu, pabrikan otomotif asal China, BYD Co., menunjukkan pertumbuhan yang luar biasa dengan mencatat penjualan 4,27 juta unit pada 2024. Angka ini meningkat 41,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan berhasil melampaui tiga produsen Jepang, yaitu:

  • Honda: 3,81 juta unit
  • Nissan: 3,35 juta unit
  • Suzuki: 3,25 juta unit

Kenaikan pesat BYD mencerminkan keberhasilan strategi mereka dalam memproduksi kendaraan listrik dengan harga lebih terjangkau, yang semakin diminati di pasar global.

Dampak Skandal dan Tantangan Toyota di Berbagai Wilayah

Meskipun tetap berada di puncak, Toyota menghadapi beberapa tantangan serius. Penjualan mereka turun 1,4 persen menjadi 10,16 juta unit akibat skandal sertifikasi kendaraan di Jepang yang menyebabkan penghentian sementara produksi beberapa model, termasuk Yaris Cross.

Penjualan Toyota di Jepang sendiri mengalami penurunan 13,8 persen menjadi 1,44 juta unit. Namun, di beberapa pasar utama lainnya, Toyota masih menunjukkan pertumbuhan, di antaranya:

  • Amerika Utara: naik 4,3 persen menjadi 2,73 juta unit
  • Eropa: naik 3,6 persen menjadi 1,17 juta unit
Baca Juga  Toyota dan Lexus Siapkan Sedan IS Listrik Radikal, Tenaga 500 HP, Jarak Tempuh 1.000 Km

Di China, Toyota menghadapi persaingan harga yang ketat, menyebabkan penjualannya turun 6,9 persen menjadi 1,78 juta unit.

Produksi Global Toyota Mengalami Penurunan

Selain penurunan penjualan, produksi global grup Toyota juga mengalami penurunan sebesar 7,8 persen menjadi 10,62 juta unit. Produksi Toyota sendiri turun 5,1 persen menjadi 9,52 juta unit.

Secara keseluruhan, total penjualan global delapan produsen mobil utama Jepang pada 2024 turun 1,1 persen menjadi 24,53 juta unit, sementara produksi global mereka menurun 6,6 persen menjadi 24,10 juta unit.

Ke depan, Toyota perlu terus berinovasi untuk menghadapi persaingan yang semakin ketat, terutama dengan pertumbuhan pesat produsen kendaraan listrik seperti BYD.

Baca lebih lanjut berita otomotif terkini di Jurnal Lugas.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait