Zionis Israel Tarik Pasukan dari Koridor Netzarim

JurnalLugas.Com – Pasukan Zionis Israel mulai menarik diri dari Koridor Netzarim di Gaza sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas yang telah berlangsung sejak 19 Januari 2025. Seorang pejabat zionis Israel, yang tidak disebutkan namanya, mengonfirmasi bahwa proses penarikan mundur ini dijadwalkan rampung pada Minggu, 9 Februari 2025, malam waktu setempat.

Koridor Netzarim: Jalur Strategis di Gaza

Koridor Netzarim adalah jalur yang membagi Gaza menjadi dua zona, yaitu utara dan selatan. Selama 15 bulan serangan di Gaza, militer Israel mendirikan pos-pos di wilayah ini guna mengontrol pergerakan di dalam wilayah Palestina. Namun, sebagai bagian dari implementasi gencatan senjata, pasukan Israel mulai meninggalkan daerah tersebut.

Bacaan Lainnya
Baca Juga  Palestina Kecam Trump Niat Kuasai Gaza Ancaman Serius Kedaulatan

Dalam rekaman yang beredar di media sosial, terlihat tentara Israel membakar perabotan dan kotak-kotak tak teridentifikasi di pangkalan mereka. Seorang tentara terdengar mengatakan bahwa mereka tidak akan meninggalkan apa pun untuk warga Gaza. Hal ini memicu kecaman dari berbagai pihak terkait sikap militer Israel dalam proses penarikan pasukan.

Implementasi Gencatan Senjata

Gencatan senjata selama 42 hari ini dimulai pada 19 Januari 2025. Berdasarkan kesepakatan tersebut, Israel diwajibkan menarik pasukannya dari beberapa wilayah di Gaza, termasuk Koridor Netzarim.

Saat ini, negosiasi lebih lanjut sedang berlangsung dengan mediasi dari Qatar, Mesir, dan Amerika Serikat. Perundingan ini bertujuan untuk menentukan apakah gencatan senjata akan berlanjut ke fase berikutnya. Jika disepakati, fase kedua akan mencakup pembebasan lebih banyak sandera Israel dan tahanan Palestina.

Baca Juga  Serangan di Lebanon Selatan Renggut Nyawa Prajurit Prancis

Penarikan pasukan Israel dari Koridor Netzarim menandai langkah awal dalam implementasi perjanjian gencatan senjata. Namun, banyak pihak yang masih meragukan apakah kedua belah pihak akan benar-benar berkomitmen terhadap kesepakatan ini. Keputusan terkait perpanjangan gencatan senjata dan negosiasi tahap berikutnya akan sangat menentukan stabilitas di wilayah tersebut.

Untuk berita lebih lanjut, kunjungi JurnalLugas.com.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait