JurnalLugas.Com – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali melontarkan kritik tajam terhadap Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau. Dalam pernyataannya pada Jumat, 21 Februari 2025, Trump menuding Trudeau telah menghancurkan negaranya sendiri.
“Justin pecundang, selalu begitu,” ujar Trump dalam wawancaranya. Ia juga menilai bahwa Trudeau telah melakukan pekerjaan yang buruk bagi Kanada dan membawa negara tersebut ke arah yang salah.
Trump Sebut Trudeau Radikal dan Tidak Layak Memimpin
Trump menuduh Trudeau memiliki pandangan yang terlalu radikal ke kiri, yang menurutnya telah berdampak negatif bagi perekonomian dan stabilitas Kanada. Presiden AS dari Partai Republik itu juga menyoroti berbagai kebijakan Trudeau yang dinilainya tidak efektif dan hanya memperburuk kondisi negara.
Selain itu, Trump menyambut baik keputusan Trudeau untuk tidak mencalonkan diri kembali dalam pemilihan umum Kanada yang akan datang. βItu keputusan yang tepat, karena ia tidak akan punya peluang untuk menang,β klaim Trump.
Hubungan AS-Kanada Memanas
Sejak kemenangannya dalam pemilihan presiden AS pada November 2024, Trump beberapa kali mengeluarkan pernyataan kontroversial tentang Kanada. Ia bahkan menyebut negara tetangganya itu sebagai “negara bagian ke-51 Amerika Serikat” dan Trudeau sebagai “gubernur” alih-alih perdana menteri.
Pernyataan ini menandai pendekatan yang tidak biasa dalam hubungan bilateral antara AS dan Kanada. Selama masa kepemimpinan Trudeau, hubungan kedua negara memang kerap mengalami pasang surut, terutama terkait kebijakan perdagangan dan diplomasi.
Dampak Politik dan Ekonomi
Kritik Trump terhadap Trudeau berpotensi memperburuk hubungan diplomatik antara kedua negara. Sebagai mitra dagang utama, ketegangan antara AS dan Kanada dapat berdampak pada perekonomian kedua negara, termasuk kebijakan impor dan ekspor.
Trudeau sendiri belum memberikan tanggapan resmi atas pernyataan Trump. Namun, para analis politik menilai bahwa kritik dari Presiden AS ini mencerminkan perbedaan ideologi yang tajam antara kedua pemimpin.
Bagaimana masa depan hubungan AS-Kanada ke depan? Hanya waktu yang akan menjawab.
Baca berita selengkapnya di JurnalLugas.Com.






