JurnalLugas.Com – Pabrikan otomotif asal Tiongkok, BYD, kembali menarik perhatian dunia otomotif dengan meluncurkan truk pikap terbarunya, BYD Shark 6. Model ini diperkenalkan dalam ajang Bangkok Motor Show dengan harga 1.699.000 Baht Thailand (sekitar 50 ribu USD) atau sekitar Rp827 juta. Pikap ini hadir dengan berbagai fitur canggih serta teknologi elektrifikasi yang menjadikannya pesaing kuat di segmen truk pikap.
Desain dan Dimensi
BYD Shark 6 dibangun di atas platform DMO BYD, yang menghadirkan struktur bodi pada rangka dengan suspensi lengan ganda independen di bagian depan dan belakang. Dimensi mobil ini adalah 5.457 mm (panjang), 1.917 mm (lebar), dan 1.925 mm (tinggi), dengan jarak sumbu roda 3.260 mm. Dengan ukuran ini, Shark 6 lebih besar dibandingkan Ford Ranger, salah satu truk pikap terlaris di Thailand.
Performa dan Spesifikasi Mesin
Pikap ini ditenagai oleh mesin turbo 4 silinder berkapasitas 1,5 liter yang dipadukan dengan dua motor listrik sinkron magnet permanen. Namun, mesin tersebut hanya berfungsi sebagai generator untuk mengisi daya baterai dan menggerakkan motor listrik. Kombinasi ini menghasilkan output daya hingga 321 kW (430 hp) dan torsi 650 Nm. Dengan tenaga sebesar ini, Shark 6 mampu berakselerasi dari 0 hingga 100 km/jam dalam waktu hanya 5,7 detik, sebuah pencapaian yang luar biasa untuk kendaraan berbobot 2.710 kg.
Daya Tahan Baterai dan Jangkauan
Shark 6 menggunakan baterai blade berkapasitas 29,58 kWh yang memberikan jangkauan gabungan hingga 800 km. Teknologi baterai ini dirancang untuk daya tahan tinggi dan efisiensi maksimal, memastikan mobil dapat digunakan dalam perjalanan jauh tanpa kekhawatiran kehabisan daya.
Pemasaran Global
BYD Shark 6 tidak hanya dipasarkan di Thailand tetapi juga ditargetkan untuk berbagai negara lain seperti Meksiko, Australia, dan Brasil. Meskipun di beberapa negara mobil ini hanya dinamai “Shark” tanpa angka “6”, spesifikasinya tetap sama dan menawarkan teknologi yang identik.
Persaingan dengan GWM Poer Sahar
Selain BYD, pabrikan otomotif Tiongkok lainnya seperti Great Wall Motors (GWM) juga turut bersaing dalam segmen truk pikap. GWM merilis model Poer Sahar pada tahun 2024 dengan tiga varian, yakni Ultra 4WD, Pro, dan Single Cab. Semua varian ini menggunakan sistem HEV (Hybrid Electric Vehicle) yang menggabungkan mesin bensin turbocharged 2.0 liter dengan motor listrik.
Mesin pada GWM Poer Sahar menghasilkan tenaga 182 kW (244 hp) dengan torsi 380 Nm, sementara motor listriknya memiliki tenaga 79 kW (106 hp) dengan torsi 268 Nm. Mobil ini dibanderol dengan harga antara 1.129.000 hingga 1.389.000 Baht Thailand (33.200 USD – 40.900 USD) atau sekitar Rp549 juta hingga Rp677 juta.
BYD Shark 6 hadir sebagai solusi truk pikap elektrifikasi dengan performa luar biasa, daya tahan baterai impresif, serta desain kokoh. Dengan teknologi terkini dan harga yang kompetitif, mobil ini berpotensi menjadi pilihan utama bagi konsumen di berbagai negara. Persaingan dengan merek lain seperti GWM Poer Sahar semakin memanaskan pasar otomotif global, khususnya di segmen truk pikap ramah lingkungan.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai perkembangan dunia otomotif, kunjungi Jurnal Lugas.






