JurnalLugas.Com – PT Matahari Department Store Tbk (kode saham: LPPF) kembali menunjukkan komitmennya terhadap para pemegang saham. Perusahaan ritel papan atas ini akan membagikan dividen tunai senilai total Rp677 miliar pada 29 April 2025 mendatang.
Keputusan pembagian dividen tersebut merupakan hasil dari Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang berlangsung pada 10 April 2025. Dalam rapat tersebut disepakati bahwa setiap pemegang saham berhak menerima dividen tunai sebesar Rp300 per saham.
Menariknya, jumlah dividen yang dibagikan kali ini mencerminkan 82 persen dari laba bersih tahun buku 2024, yang berhasil dibukukan sebesar Rp828 miliar. Ini menunjukkan performa solid dan keberlanjutan strategi bisnis yang dijalankan oleh LPPF, meskipun terdapat tekanan di sisi pendapatan.
Kinerja Keuangan LPPF 2024
Sepanjang tahun 2024, LPPF mencatatkan pendapatan bersih sebesar Rp6,4 triliun, sedikit menurun 2,1 persen dibanding tahun sebelumnya yang mencapai Rp6,5 triliun. Penurunan ini tak lepas dari dinamika industri ritel yang penuh tantangan, termasuk perubahan pola belanja konsumen dan persaingan digital yang semakin ketat.
Namun, dari sisi profitabilitas, perusahaan justru mencatatkan kenaikan laba bersih yang signifikan. Laba bersih LPPF tumbuh 22,5 persen, dari Rp675 miliar pada 2023 menjadi Rp828 miliar di tahun 2024. Di sisi lain, EBITDA perusahaan sedikit terkoreksi 0,9 persen, dari Rp1,41 triliun menjadi Rp1,39 triliun.
Jadwal Pembagian Dividen LPPF Tahun Buku 2024
Bagi investor yang ingin menikmati dividen LPPF, berikut adalah jadwal penting yang perlu dicatat:
- Cum Dividen di Pasar Reguler & Negosiasi: 21 April 2025
- Ex Dividen di Pasar Reguler & Negosiasi: 22 April 2025
- Cum Dividen di Pasar Tunai: 23 April 2025
- Ex Dividen di Pasar Tunai: 24 April 2025
- Recording Date (Tanggal Pencatatan): 23 April 2025
- Tanggal Pembayaran Dividen: 29 April 2025
Bagi pemegang saham yang tercatat pada tanggal 23 April 2025, dividen akan ditransfer ke rekening masing-masing sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Langkah LPPF ini mendapat sambutan positif dari pasar, terutama karena dividen yang ditawarkan cukup menarik dan mencerminkan manajemen keuangan yang sehat serta pro-investor.
Untuk informasi lebih lanjut dan update ekonomi terbaru lainnya, kunjungi JurnalLugas.Com.






