PT Sampoerna Agro (SGRO) Siap Buyback Saham Ratusan Miliar Tanpa RUPS

Financial Decision Concept with Buy and Sell Dices Stock Market Chart and Calculator. 3D Render

JurnalLugas.Com – Emiten sektor perkebunan, PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO), mengumumkan rencana strategis untuk melakukan pembelian kembali saham (buyback) tanpa melalui mekanisme Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Langkah ini mengikuti kebijakan relaksasi yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) guna menjaga stabilitas pasar modal Indonesia di tengah dinamika yang tak menentu.

Manajemen SGRO telah menyiapkan dana maksimal sebesar Rp450 miliar untuk merealisasikan aksi buyback tersebut. Prosesnya dijadwalkan berlangsung mulai 9 April hingga 8 Juli 2025, dengan menggunakan kas internal perusahaan sebagai sumber pendanaan utama.

Bacaan Lainnya
Baca Juga  10 Saham Top Losers BEI, IHSG Anjlok 4,14% ke 7.915 Investor Diminta Waspada Tekanan Jual

Kendati demikian, pihak manajemen tidak menyebutkan secara spesifik jumlah maksimal saham yang akan dibeli dalam periode buyback ini. Dalam pernyataannya, SGRO memastikan bahwa langkah ini tidak akan memberikan dampak negatif secara material terhadap performa operasional maupun pendapatan perusahaan.

“Pembelian kembali saham akan dilakukan dengan memanfaatkan kas internal, tanpa mengganggu likuiditas maupun saldo laba perseroan. Kami meyakini kinerja operasional tetap solid,” tulis manajemen dalam keterangan resminya, Selasa (8/4/2025).

Lebih lanjut, aksi korporasi ini diharapkan dapat memberikan stabilitas harga saham SGRO di tengah volatilitas pasar. Selain itu, saham hasil buyback juga berpotensi menjadi instrumen strategis dalam perencanaan modal jangka panjang.

“Saham treasuri yang dibeli nantinya bisa digunakan kembali sebagai sumber modal, terutama jika Perseroan membutuhkan tambahan pendanaan di masa depan,” tambah manajemen.

Sementara itu, berdasarkan data perdagangan hingga Kamis (11/4/2025), harga saham SGRO tercatat melemah tipis 0,43% ke level Rp2.290. Meski demikian, secara mingguan saham ini masih mencatatkan kenaikan sebesar 5,05%.

Langkah buyback ini menjadi sinyal kuat komitmen manajemen SGRO dalam menjaga kepercayaan investor serta memperkuat struktur permodalan di tengah ketidakpastian pasar.

Untuk berita korporasi dan pasar modal terkini, kunjungi: JurnalLugas.Com

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait