JurnalLugas.Com – Google Cloud Next Conference 2025 yang digelar selama tiga hari di Las Vegas menjadi ajang bergengsi bagi para pemimpin teknologi dunia untuk mengungkapkan gebrakan inovatif mereka. Salah satu sorotan utama datang dari merek teknologi global Oppo, yang pada Sabtu (12/4/2025) secara resmi meluncurkan Agentic AI Initiative dan menegaskan komitmennya untuk menjadi pemimpin dalam pengalaman kecerdasan buatan (AI) di masa depan.
Melalui pendekatan internal yang ambisius serta kolaborasi strategis bersama Google, Oppo memperkenalkan visi barunya untuk menghadirkan pengalaman AI yang lebih cerdas dan personal kepada pengguna di seluruh dunia.
AI Search: Mesin Pencari Multimodal Generasi Baru
Dalam konferensi tersebut, Oppo memperkenalkan AI Search—sebuah alat pencarian canggih berbasis AI yang dibangun di atas infrastruktur Google Cloud. Berbeda dari mesin pencari konvensional, AI Search memungkinkan pengguna untuk menelusuri dan mengekstrak informasi dari dokumen multimodal yang kompleks hanya dengan menggunakan perintah bahasa alami.
Teknologi ini dirancang untuk merespons kebutuhan pengguna modern yang mengandalkan perangkat pintar untuk akses cepat, efisien, dan intuitif terhadap data. AI Search menjadi salah satu bagian dari ekosistem AI yang lebih luas yang tengah dikembangkan Oppo, mencakup area AI Productivity, AI Imaging, hingga AI Creativity.
Komitmen Jangka Panjang dalam Ekosistem AI
Jason Liao, Presiden Oppo Research Institute, menegaskan bahwa semua inovasi AI yang diluncurkan Oppo berpusat pada pengalaman pengguna. “Fokus Oppo selalu pada pengguna, dan tujuan kami sangat jelas: untuk memimpin inovasi dalam pengalaman AI dan memberikan pengalaman terbaik. Kami terus meningkatkan pengalaman AI melalui kolaborasi strategis dengan mitra seperti Google Cloud, yang bertujuan untuk memberikan kemampuan Agentic AI kepada pengguna Oppo,” ujarnya.
Oppo juga mengungkapkan bahwa pihaknya tengah menjajaki fase lanjutan dari inisiatif Agentic AI. Fokus utamanya adalah menciptakan pengalaman pengguna yang lebih personal dan kontekstual, dengan mengintegrasikan preferensi dan perilaku pengguna ke dalam sistem AI.
Sistem Pengetahuan Pengguna: Solusi untuk Fragmentasi Informasi
Salah satu terobosan berikutnya yang sedang digarap Oppo adalah sistem pengetahuan pengguna (user knowledge system). Sistem ini dirancang sebagai pusat penyimpanan data terintegrasi yang mampu memahami aktivitas, minat, memori, dan interaksi pengguna. Tujuannya adalah untuk mengatasi masalah fragmentasi data yang umum terjadi pada perangkat seluler saat ini.
Dengan kemampuan adaptif dan personalisasi tinggi, sistem ini diharapkan dapat menjadi fondasi dari pengalaman AI yang lebih bermakna dan membantu pengguna dalam menjalani rutinitas harian dengan efisien.
Target 100 Juta Pengguna Oppo AI di 2025
Menutup pemaparannya di Google Cloud Next 2025, Oppo mengungkapkan ambisi besar mereka: mencapai 100 juta pengguna Oppo AI pada akhir tahun ini. Perusahaan juga mengumumkan bahwa teknologi AI canggih ini akan diintegrasikan dalam lini perangkat terbaru mereka, termasuk flagship Oppo Find X8 Ultra.
Dengan kombinasi teknologi canggih, kolaborasi strategis, dan visi jangka panjang, Oppo tampaknya siap menjadi salah satu pelopor revolusi AI global di sektor konsumen.
Baca berita teknologi terkini lainnya hanya di JurnalLugas.Com.






