JurnalLugas.Com — Memasuki pekan ketiga April 2025, harga bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) seperti Pertamina, Shell, Vivo, dan BP masih stagnan. Tidak ada perubahan harga meskipun harga minyak dunia mengalami penurunan signifikan akibat memanasnya perang dagang antara Amerika Serikat dan China pada Senin, 14 April 2025.
Kondisi ini menimbulkan pertanyaan publik terkait kebijakan penyesuaian harga BBM dalam negeri yang dinilai kurang responsif terhadap dinamika pasar global.
Harga BBM Pertamina Tetap Sejak Akhir Maret
Harga BBM di SPBU milik Pertamina tidak mengalami perubahan sejak 29 Maret 2025. Di wilayah yang menerapkan pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB) sebesar 5 persen—seperti DKI Jakarta—harga masih bertahan sebagai berikut:
- Pertalite: Rp10.000/liter
- Pertamax: Rp12.500/liter
- Pertamax Turbo: Rp13.500/liter
- Pertamax Green 95: Rp13.250/liter
- Dexlite: Rp13.600/liter
- Pertamina Dex: Rp13.900/liter
SPBU Shell Tahan Harga Sejak Awal April
SPBU Shell juga belum melakukan penyesuaian harga sejak 1 April 2025. Berdasarkan informasi dari laman resmi Shell Indonesia, harga BBM yang berlaku saat ini adalah:
- Shell Super: Rp12.920/liter
- Shell V-Power: Rp13.370/liter
- Shell V-Power Diesel: Rp14.060/liter
- Shell V-Power Nitro+: Rp13.550/liter
Harga BBM BP Masih Sama
BP-AKR, perusahaan patungan antara British Petroleum dan AKR Corporindo, juga mencatatkan tidak adanya perubahan harga BBM sejak 1 April 2025. Berikut rincian harga terbaru di SPBU BP:
- BP 92: Rp12.800/liter
- BP Ultimate: Rp13.370/liter
- BP Diesel Ultimate: Rp14.060/liter
Vivo: Satu-Satunya yang Lakukan Penurunan
Berbeda dengan SPBU lainnya, Vivo menjadi satu-satunya perusahaan yang melakukan penyesuaian harga, meski sangat terbatas. Pada 5 April 2025, harga Revvo 90 turun sebesar Rp100 per liter dari sebelumnya Rp12.800 menjadi Rp12.700. Perubahan ini diumumkan melalui akun Instagram resmi SPBU Vivo.
Rincian harga BBM SPBU Vivo saat ini adalah:
- Revvo 90: Rp12.700/liter
- Revvo 92: Rp12.920/liter
- Revvo 95: Rp13.370/liter
- Diesel Primus Plus: Rp14.060/liter
Harga Minyak Dunia Turun, BBM Tetap Stabil?
Penurunan harga minyak mentah dunia akibat perang dagang antara dua kekuatan ekonomi terbesar dunia belum berdampak pada harga jual BBM di dalam negeri. Meskipun harga minyak Brent sempat merosot tajam di bawah level psikologis USD 80 per barel, belum ada indikasi bahwa operator SPBU besar di Indonesia akan menyesuaikan tarif dalam waktu dekat.
Kebijakan penentuan harga BBM non-subsidi memang berada di tangan masing-masing perusahaan, namun tetap berada dalam koridor pengawasan pemerintah. Pengamat energi menyebut bahwa keputusan tidak menurunkan harga bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari kurs rupiah, margin distribusi, hingga prediksi tren harga minyak global.
Untuk informasi terkini lainnya, kunjungi JurnalLugas.Com.






