Serangan Mobil di Festival Jalanan Vancouver 11 Tewas dan Puluhan Terluka

JurnalLugas.Com – Pada Minggu, 27 April 2025, sebuah tragedi mengguncang kota Vancouver, Kanada, saat serangan dengan mobil menewaskan 11 orang di sebuah festival jalanan. Insiden tersebut terjadi saat ribuan orang tengah merayakan Hari Lapu-Lapu, sebuah perayaan tahunan yang bertujuan untuk menghormati pahlawan nasional pertama Filipina.

Penjabat Kepala Polisi Vancouver, Steve Rai, mengungkapkan bahwa serangan tersebut terjadi malam hari ketika para peserta festival yang sedang merayakan budaya Filipina diserang. Rai menyatakan, “Tadi malam, saat ribuan orang berkumpul dalam perayaan budaya yang penting, tindakan satu orang melenyapkan perasaan aman kita.”

Bacaan Lainnya

Selain korban tewas, puluhan orang lainnya terluka, dan beberapa di antaranya berada dalam kondisi kritis. Rai juga mengindikasikan bahwa jumlah korban tewas mungkin akan bertambah seiring waktu. Polisi menyebutkan bahwa pelaku, seorang pria berusia 30 tahun asal Vancouver, telah ditangkap di lokasi kejadian oleh warga setempat.

Baca Juga  Ribuan Pendukung Tuntut Pembebasan Rodrigo Duterte di Davao Filipina

“Identitas pelaku belum dapat kami sebutkan karena dakwaan terhadapnya belum diajukan,” ujar Rai menambahkan. Meskipun begitu, penangkapan yang cepat oleh warga setempat mendapat apresiasi atas tindakan heroik mereka.

Gubernur Jenderal Kanada, Mary Simon, mengungkapkan rasa duka cita mendalam kepada keluarga korban. Ia juga memberikan pujian kepada petugas pertama yang merespons kejadian tersebut dengan sigap. Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, menyampaikan rasa keterkejutannya atas tragedi ini dan menegaskan bahwa tidak ada ancaman aktif yang membahayakan masyarakat.

“Semua warga Kanada terkejut, terpukul, dan sangat sedih. Saya ingin menyampaikan duka cita mendalam dan berdoa agar kita diberi kekuatan dan belas kasih di saat yang tragis ini,” ujar Carney dalam konferensi pers.

Baca Juga  Sam Altman, ChatGPT Pernah Deteksi Ancaman Sebelum Penembakan, Tapi Tak Dilaporkan

Pemerintah setempat juga telah mendirikan pusat bantuan 24 jam bagi mereka yang terdampak oleh peristiwa mengerikan ini.

Tragedi ini membawa kesedihan mendalam tidak hanya bagi Vancouver, tetapi juga bagi seluruh Kanada. Kejadian ini menimbulkan pertanyaan mengenai faktor penyebab dan apa yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya peristiwa serupa di masa depan.

Untuk informasi lebih lanjut dan perkembangan terkini, kunjungi JurnalLugas.com.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait