Saham Fore Coffee (FORE) Melejit 69% Sebulan Investor Dapat Bonus Kopi Gratis

JurnalLugas.Com – Harga saham PT Fore Kopi Indonesia Tbk (kode emiten: FORE) kembali mencetak lonjakan signifikan pada perdagangan Rabu, 4 Juni 2025. Kenaikan ini memperpanjang reli yang sudah berlangsung sejak awal pekan, mengantar saham perusahaan kopi kekinian ini ke rekor tertinggi sepanjang masa.

Mengacu pada data Bursa Efek Indonesia (BEI) pukul 10.18 WIB, saham FORE tercatat melesat 17,65% ke level Rp605 per saham. Nilai transaksi yang tercipta menyentuh angka Rp84,08 miliar, dengan volume perdagangan mencapai 147,4 juta lembar saham.

Bacaan Lainnya

Sehari sebelumnya, saham Fore sudah lebih dulu melambung 24,39%, mengindikasikan adanya sentimen kuat dari investor terhadap emiten yang belum lama melantai di bursa ini.

Cetak All-Time High, Saham FORE Meledak 69% Sebulan Terakhir

Di awal sesi perdagangan pagi ini, saham FORE sempat menyentuh level Rp620 per saham, menjadi posisi tertinggi sepanjang sejarah sejak IPO. Dalam sepekan terakhir, nilai saham FORE sudah meroket 46,14%, dan bahkan melonjak 69,94% dalam rentang sebulan.

Meski demikian, para analis mulai mengingatkan investor agar berhati-hati. Michael Yeoh, pengamat pasar modal, menilai valuasi saham FORE sudah tergolong mahal.

Baca Juga  Kinerja Melejit, PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) Catat Laba Melonjak 20%, Siap Gaspol Ekspansi

“Dengan price-to-book value mencapai 26 kali dan market cap sekitar Rp800 miliar, lonjakan harga saham ini tidak bisa dijelaskan dari sisi fundamental saat ini,” ujar Michael dalam keterangannya, Rabu (4/6).

Bisnis Gaya Hidup dan Strategi Unik

Menurut Michael, Fore Coffee mengusung model bisnis yang menjual gaya hidup, bukan sekadar minuman. “Perusahaan ini didukung oleh investor besar seperti East Ventures dan taipan lokal seperti Sinarmas,” jelasnya.

Ia juga mencatat bahwa tidak ada aksi penjualan saham dari pihak underwriter di pasar, yang menandakan kepercayaan tinggi terhadap prospek perusahaan.

Menariknya, Fore Coffee juga mengadopsi pendekatan yang tak lazim di pasar modal. Bagi investor yang memegang minimal 50 lot saham, perusahaan menawarkan insentif berupa kopi gratis.

“Ini cara unik menggabungkan loyalitas investor dan konsumen. Jarang ada perusahaan publik yang memberikan benefit langsung seperti ini,” ujar Michael.

Analisis Teknikal dan Target Harga Saham FORE

Secara teknikal, saham FORE menunjukkan pola bullish dengan formasi rounded bottom. Support saat ini berada di level Rp500, sementara target kenaikan selanjutnya diproyeksikan menuju Rp650.

Perubahan Jadwal RUPST dan Strategi Ekspansi

Dalam keterbukaan informasi terbaru, Fore mengumumkan perubahan waktu pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2025. Agenda yang semula dijadwalkan pukul 10.00 WIB pada 26 Juni 2024, diundur menjadi pukul 14.00 WIB di hari yang sama.

Perubahan ini tidak memengaruhi isi agenda ataupun tanggal pelaksanaan secara keseluruhan.

IPO Sukses dan Ambisi Buka 140 Gerai Baru

Sejak mencatatkan sahamnya di BEI pada 14 April 2025, Fore Coffee menjadi emiten ke-12 yang go public tahun ini. Lewat IPO, perusahaan berhasil meraup dana segar sebesar Rp353,44 miliar dengan melepas 1,88 miliar saham baru — mewakili 21,08% dari total modal disetor.

Dana tersebut rencananya akan digunakan untuk memperluas jaringan nasional, dengan target membuka 140 gerai baru dalam dua tahun ke depan. Selain itu, sebagian dana dialokasikan untuk mengembangkan anak usaha dan mendukung kebutuhan modal kerja.

Langkah strategis ini diyakini mampu memperkokoh posisi Fore sebagai pemain utama di industri kopi nasional yang terus berkembang.

Ikuti terus berita ekonomi dan pasar modal terkini hanya di JurnalLugas.Com.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait