Saham MBSS Tembus ARA Usai Pengunduran Diri Massal Direksi dan Komisaris

JurnalLugas.Com – Saham PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS) mencatat lonjakan tajam hingga menyentuh auto reject atas (ARA) pada Jumat, 13 Juni 2025, meskipun perusahaan tengah mengalami gejolak di level manajemen. Enam jajaran direksi dan komisaris mengundurkan diri secara bersamaan, termasuk Direktur Utama Armand Setiawan Tanudjaja dan Komisaris Utama Wisma Bharuna.

Pada perdagangan akhir pekan tersebut, harga saham MBSS melonjak 24,91 persen ke level Rp1.830 per saham. Nilai transaksinya mencapai Rp7,72 miliar dengan volume perdagangan sebanyak 4,38 juta saham. Secara mingguan, saham MBSS menguat 25,77 persen, dan secara bulanan telah tumbuh impresif sebesar 54,43 persen.

Bacaan Lainnya
Baca Juga  Auto Reject Beruntun! BEI Suspensi Perdagangan 5 Saham & 4 Waran, Ada Apa?

Padahal sehari sebelumnya, Kamis (12/6/2025), saham MBSS sempat turun tipis 1,01 persen ke harga Rp1.465 setelah perusahaan menerima surat pengunduran diri para petingginya.

Keenam petinggi yang menyatakan mundur antara lain:

  • Wisma Bharuna – Komisaris Utama
  • Andre – Komisaris
  • Kristine Sheila Avinta Putri – Komisaris Independen
  • Armand Setiawan Tanudjaja – Direktur Utama
  • Zhang Hao – Direktur
  • Susan Faustine – Direktur

Manajemen MBSS dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) menyampaikan bahwa pengunduran diri tersebut akan mulai berlaku efektif setelah mendapatkan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan digelar pada 19 Juni 2025 mendatang.

“Kejadian ini tidak memberikan dampak kerugian terhadap kegiatan operasional, kondisi hukum, keuangan, dan kelangsungan usaha perseroan,” demikian pernyataan resmi manajemen dalam dokumen yang dirilis Kamis, 12 Juni 2025.

Baca Juga  Daftar 10 Saham Top Losers 26–28 Mei 2025 CSMI Anjlok 22%

Secara fundamental, performa keuangan MBSS juga memperlihatkan peningkatan signifikan. Hingga kuartal I-2025, perseroan berhasil membukukan lonjakan laba bersih sebesar 289 persen menjadi Rp164 miliar, dibandingkan Rp42 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Laba bersih per saham pun ikut terkerek menjadi Rp91,15.

Sentimen kuat dari kinerja positif ini tampaknya meredam kekhawatiran pasar atas perubahan struktur manajemen. Para investor justru merespons dengan optimisme, tercermin dari lonjakan harga saham MBSS yang menyentuh batas atas harian.

Untuk berita ekonomi dan korporasi terkini lainnya, kunjungi JurnalLugas.Com.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait