JurnalLugas.Com – Ferrari kembali mengguncang dunia otomotif dengan peluncuran Ferrari Amalfi, sebuah gran turismo bertenaga listrik yang mengusung desain elegan khas Italia dan filosofi modernitas berkelanjutan.** Nama “Amalfi” sendiri terinspirasi dari pesisir Amalfi yang indah di Italia selatan sebuah simbol kemewahan, keindahan, dan pengalaman berkendara yang penuh gaya.
Spesifikasi Ferrari Amalfi: Elegan, Bertenaga, dan Sepenuhnya Listrik
Ferrari Amalfi dirancang sebagai coupe listrik empat pintu yang memperluas jajaran kendaraan listrik (EV) dari Maranello. Inilah beberapa spesifikasi utamanya:
- Powertrain: Dual motor listrik all-wheel drive (AWD)
- Tenaga Maksimum: Diperkirakan mencapai 1.000 tenaga kuda (HP)
- Akselerasi: 0-100 km/jam dalam waktu kurang dari 2,7 detik
- Kecepatan Maksimum: Lebih dari 320 km/jam
- Jarak Tempuh: Sekitar 600 km dalam satu kali pengisian daya
- Platform: Arsitektur EV terbaru Ferrari yang ringan dan aerodinamis
- Interior: Kabin mewah berbalut kulit, material daur ulang premium, dan teknologi AI driving assistant
Desain eksterior Ferrari Amalfi mengedepankan garis aerodinamis dan tampilan agresif yang tetap mempertahankan kesan klasik khas Ferrari. Lampu depan ramping, grille minimalis, dan garis atap melengkung menjadikannya tampil elegan namun futuristik.
Filosofi di Balik Nama dan Desain Ferrari Amalfi
Ferrari menamai mobil ini “Amalfi” sebagai bentuk penghormatan terhadap kawasan pesisir Amalfi di Italia, yang dikenal sebagai simbol keindahan abadi dan eksklusivitas. Menurut kepala desain Ferrari, filosofi Amalfi adalah tentang “menggabungkan performa ekstrem dengan keanggunan alami.”
Ferrari juga ingin menekankan transisi menuju masa depan berkelanjutan tanpa mengorbankan identitas kuat yang sudah dibangun selama lebih dari 75 tahun. Amalfi menjadi simbol dari DNA Ferrari dalam format baru—tenaga listrik yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga penuh emosi, presisi, dan daya tarik visual.
Harga dan Ketersediaan: Untuk Kolektor Eksklusif
Ferrari Amalfi diprediksi akan mulai dipasarkan secara global pada kuartal pertama 2026, dengan banderol awal sekitar €500.000 (sekitar Rp8,8 miliar) sebelum pajak dan kustomisasi.
Produksi awal akan dibatasi hanya sekitar 499 unit yang akan dirilis untuk menjaga eksklusivitas. Ferrari juga akan menawarkan opsi personalisasi melalui program Tailor Made bagi pelanggan loyalnya.
Ferrari Amalfi bukan sekadar mobil listrik; ia adalah ekspresi modern dari keunggulan teknik, filosofi desain, dan tradisi mewah Italia. Dengan performa ekstrem dan keindahan elegan yang terinspirasi pesisir Amalfi, mobil ini menjadi lambang transformasi Ferrari menuju era elektrifikasi tanpa kehilangan jiwa sportscar-nya.
Baca berita otomotif dan teknologi terkini lainnya hanya di JurnalLugas.Com






