ACFTA 3.0 Siap Ditandatangani di KTT ASEAN China dan ASEAN Sepakat Perkuat Kerja Sama Ekonomi

JurnalLugas.Com – Kesepakatan Kawasan Perdagangan Bebas ASEAN-China (ASEAN-China Free Trade Area/ACFTA) versi 3.0 dipastikan akan ditandatangani pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN mendatang, yang dijadwalkan berlangsung Oktober 2025. Kepastian ini disampaikan langsung oleh Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, usai pertemuan para Menlu ASEAN di Kuala Lumpur, Malaysia.

“Para pihak dalam perundingan telah sepakat bahwa proses negosiasi FTA ASEAN-China telah rampung. Kami setuju agar dokumen perjanjian disahkan dan ditandatangani pada KTT ASEAN bulan Oktober mendatang,” ujar Wang Yi dalam keterangan kepada media, Sabtu (12/7/2025).

Bacaan Lainnya
Baca Juga  Tiongkok Kampanyekan NEV Penggunaan Kendaraan Listrik di Pedesaan Xpeng China First Automobile Group dan BYD Terlibat

Kesepakatan ACFTA versi terbaru ini digadang-gadang akan memperkuat arsitektur integrasi ekonomi di kawasan Asia Tenggara dan Asia Timur. Wang menekankan pentingnya kerja sama multilateral dalam menghadapi dinamika global yang kian kompleks.

“Di tengah meningkatnya arus proteksionisme dan kebijakan sepihak, China dan negara-negara ASEAN menunjukkan komitmen kuat untuk saling menopang, menjaga persatuan, serta merespons tantangan bersama,” tegas Wang.

Pertemuan para menteri luar negeri ASEAN ke-58 digelar di Kuala Lumpur pada 10 hingga 11 Juli 2025. Seusai forum utama, pertemuan dilanjutkan dengan sejumlah dialog bilateral antara Menlu ASEAN dan para mitra strategis, termasuk China.

Kesepakatan ACFTA 3.0 sendiri merupakan pembaruan dari kerangka kerja sama perdagangan bebas yang pertama kali disepakati pada awal 2000-an. Versi terbaru ini diyakini mencakup pembaruan dalam aspek perdagangan digital, rantai pasok regional, serta standar perdagangan hijau.

Baca Juga  China Kecam Reciprocal Tariff AS Kesalahan Stabilitas Perdagangan Global

Kehadiran ACFTA 3.0 diharapkan semakin memudahkan arus barang, jasa, dan investasi antarnegara anggota ASEAN dan China, serta memperkuat posisi kawasan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi global.

Selengkapnya kunjungi JurnalLugas.Com.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait