NTT DC REIT Catatkan Listing Terbesar di SGX Sejak 2017 Dorong Minat Investor Sektor Data Center

JurnalLugas.Com — Pasar modal Singapura kembali bergairah setelah NTT DC REIT resmi melantai di Singapore Exchange (SGX) pada Senin (14/7), mencatatkan penawaran umum perdana (IPO) terbesar dalam delapan tahun terakhir. Amanah pelaburan hartanah yang berfokus pada pusat data ini berhasil menggalang dana sebesar US\$773 juta.

Langkah ini sekaligus menjadi angin segar bagi SGX yang dalam beberapa tahun terakhir mengalami minimnya pencatatan emiten skala besar. Menurut prospektus, NTT DC REIT mendapat dukungan dari raksasa telekomunikasi Jepang NTT Group serta dana kekayaan negara Singapura, GIC.

Bacaan Lainnya

NTT Group melalui entitas pusat data globalnya, NTT Global Data Centers (NTT GDC), kini tercatat sebagai penyedia fasilitas pusat data terbesar ketiga di dunia. Sementara GIC, yang juga berinvestasi dalam REIT ini, merupakan salah satu sovereign wealth fund terbesar di dunia.

Baca Juga  2 Dekade Menjabat PM Singapura Lee Hsien Loong Mundur Diganti Lawrence Wong Berikut Sejarah Pemerintahan Singapura

“Pertumbuhan kebutuhan penyimpanan data global dan perkembangan teknologi kecerdasan buatan yang memerlukan infrastruktur komputasi tinggi menjadi pendorong utama sektor ini,” tertulis dalam prospektus IPO.

Perdagangan saham NTT DC REIT dibuka pada harga US\$1,02 per unit pada pukul 14.00 waktu setempat, sedikit di atas harga penawaran awal sebesar US\$1 per unit. Pencatatan ini melampaui pencapaian IPO terakhir yang besar di SGX, yaitu NetLink NBN Trust pada 2017 yang saat itu berhasil mengumpulkan dana S\$2,3 miliar atau setara US\$1,8 miliar.

Singapura sendiri dikenal sebagai pusat data utama di kawasan Asia, berkat posisinya yang strategis di persimpangan jaringan kabel bawah laut yang menghubungkan berbagai wilayah di Asia dan global.

Baca Juga  IPO PT Adiwarna Anugerah Abadi Tbk (NAIK) Segini Harga Sahamnya

Diproyeksikan, konsumsi listrik pusat data di Singapura akan tumbuh sebesar 27,5% secara tahunan dalam periode 2024 hingga 2027, menyusul lonjakan dua digit dalam lima tahun terakhir.

Dengan prospek cerah dan dukungan investor institusi besar, NTT DC REIT diperkirakan akan menjadi titik balik bagi SGX dalam menghidupkan kembali antusiasme investor terhadap sektor teknologi infrastruktur.

Baca berita lainnya seputar bisnis dan investasi hanya di JurnalLugas.Com.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait