JurnalLugas.Com – Emiten teknologi metaverse, PT WIR Asia Tbk (WIRG), mengumumkan telah menyerap dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO) sebesar Rp394,68 miliar hingga 30 Juni 2025. Jumlah tersebut mewakili sekitar 91,38 persen dari total dana yang berhasil dihimpun sebesar Rp431,89 miliar.
Berdasarkan laporan keterbukaan informasi yang dirilis Senin (14/7/2025), alokasi dana tersebut digunakan untuk sejumlah kebutuhan strategis. Sebanyak Rp335,34 miliar dialokasikan untuk belanja modal dan modal kerja entitas anak, Rp30,79 miliar untuk belanja modal induk perusahaan, serta Rp585 juta untuk mendukung ekspansi usaha.
Dengan demikian, WIRG masih menyimpan sisa dana IPO sebesar Rp21,43 miliar per akhir Juni 2025.
Sebagai catatan, PT WIR Asia Tbk resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 4 April 2022, menjadi perusahaan tercatat ke-13 pada tahun itu. Dalam proses IPO, WIRG menawarkan sebanyak 2,33 miliar saham atau setara 20 persen dari modal disetor kepada publik dengan harga Rp168 per saham. Dari aksi korporasi tersebut, perseroan berpotensi menghimpun dana sebesar Rp392,63 miliar.
Tak hanya itu, secara bersamaan WIRG juga menerbitkan hingga 771,24 juta waran seri I, yang mewakili sekitar 8,25 persen dari total saham disetor penuh. Waran ini memiliki masa pelaksanaan selama satu tahun, dimulai enam bulan sejak penerbitan.
Pemegang waran seri I berhak membeli saham baru dengan harga pelaksanaan sebesar Rp188 per saham, dengan periode pelaksanaan dimulai pada 7 Oktober 2022 hingga 6 Oktober 2023.
Hingga pertengahan 2025, WIRG terus fokus mengembangkan lini bisnis berbasis metaverse dan teknologi imersif lainnya melalui entitas anak dan inovasi platform digital.
Baca berita lainnya seputar emiten dan ekonomi digital di JurnalLugas.Com






