JurnalLugas.Com – Saham PT Pancaran Samudera Transport Tbk (PSAT) resmi masuk dalam daftar Unusual Market Activity (UMA) yang dirilis oleh Bursa Efek Indonesia (BEI), menyusul lonjakan harga yang tak wajar dan mencetak Auto Reject Atas (ARA) selama empat hari berturut-turut.
Perusahaan jasa angkutan laut ini baru saja melantai di bursa pada 8 Juli 2025 dan menjadi emiten ke-15 yang menggelar penawaran umum perdana (Initial Public Offering/IPO) tahun ini. Belum genap sepekan sejak pencatatan, saham PSAT sudah melonjak signifikan.
“Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham PSAT sehubungan dengan terjadinya UMA,” demikian pernyataan resmi BEI, Selasa (15/7/2025).
Pada saat IPO, PSAT melepas sebanyak 2,22 juta lot saham atau setara 15 persen dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. Sejak sesi pra-pembukaan, saham ini langsung naik 25 persen ke level Rp1.125 per saham dari harga penawaran Rp900.
Penguatan berlanjut hingga perdagangan Senin (14/7/2025), dengan rata-rata kenaikan harian mencapai 24 persen. Hingga saat ini, saham PSAT ditutup di posisi Rp2.730 per saham, mencatatkan lonjakan sebesar 146,67 persen sejak debutnya.
Meski mencurigai adanya pola transaksi tak biasa, BEI menegaskan bahwa pengumuman UMA bukan berarti telah terjadi pelanggaran hukum di pasar modal.
“Investor disarankan untuk terus mencermati berbagai kemungkinan risiko yang dapat timbul sebelum mengambil keputusan investasi,” tambah BEI dalam keterangannya.
Untuk informasi pasar modal dan berita ekonomi lainnya, kunjungi JurnalLugas.Com.






