Wilmar International Kuasai Saham AWL Agri Business Gautam Adani Senilai Rp13,4 Triliun

JurnalLugas.Com — Wilmar International, perusahaan agribisnis raksasa asal Singapura, resmi mengambil alih 20 persen saham milik taipan India Gautam Adani di perusahaan patungan mereka, AWL Agri Business. Nilai transaksi tersebut mencapai 71,4 miliar rupee atau setara USD824 juta (sekitar Rp13,4 triliun dengan kurs Rp16.296).

Langkah ini membuat Wilmar memperkuat dominasinya di sektor agribisnis India. Setelah transaksi rampung yang masih menunggu persetujuan regulator Wilmar akan menguasai sekitar 64 persen saham di AWL. Sementara itu, Adani Group berencana melepas sisa 10,4 persen sahamnya kepada investor yang telah ditentukan.

Bacaan Lainnya

Sebelumnya, Adani Enterprises telah menyatakan akan mundur dari keterlibatannya di AWL untuk fokus pada bisnis utama mereka di bidang energi terbarukan, transportasi, dan logistik. Konsolidasi ini bagian dari strategi penguatan portofolio infrastruktur.

Baca Juga  Top Losers Saham Pekan Ini KONI TALF VOKS hingga MDIY Turun Tajam

Sebagai bagian dari restrukturisasi tersebut, pada Desember lalu, Adani Commodities menjual 13,5 persen saham AWL ke publik, sehingga kepemilikan publik meningkat menjadi 23 persen. Dengan kapitalisasi pasar senilai USD4 miliar, AWL kini merupakan produsen makanan konsumen terbesar di India.

Didirikan sebagai perusahaan patungan, AWL fokus pada produksi dan distribusi minyak nabati serta bahan pokok seperti beras, gandum, dan gula, dengan merek andalan Fortune yang sangat populer di pasar India.

Wilmar sendiri merupakan salah satu perusahaan minyak sawit terbesar dunia. Perusahaan ini didirikan oleh miliarder Malaysia Robert Kuok dan keponakannya, Kuok Khoon Hong. AWL adalah salah satu dari lebih dari 10 perusahaan patungan yang dijalankan Wilmar secara global.

Robert Kuok, yang disebut-sebut memiliki kekayaan bersih USD12,5 miliar, juga dikenal sebagai pengusaha multibisnis yang memiliki kepemilikan di hotel Shangri-La, real estat, pusat data, logistik, dan pelayaran. Sementara itu, Khoon Hong selaku Ketua Wilmar, memiliki kekayaan bersih sekitar USD3,4 miliar, termasuk sahamnya di Perennial Holdings yang kini tengah membangun gedung tertinggi di Singapura bersama Alibaba.

Baca Juga  PT Bumi Resources Tbk Siapkan Akuisisi Tambang Raksasa, Strategi Diversifikasi Non-Batu Bara

Aksi korporasi ini menandai langkah strategis Wilmar dalam memperluas kendalinya di pasar agribisnis Asia Selatan, sekaligus mencerminkan pergeseran fokus Adani Group yang semakin mengarah ke sektor infrastruktur strategis.

Selengkapnya di JurnalLugas.Com

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait