Astra Caplok 83,67% Saham Mega Manunggal Property Lewat PT Saka Industrial Arjaya (SIA)

JurnalLugas.Com — PT Astra International Tbk (ASII) resmi memperluas portofolio investasinya di sektor properti dan logistik. Melalui anak usahanya, PT Saka Industrial Arjaya (SIA), Astra mengakuisisi mayoritas saham PT Mega Manunggal Property Tbk (MMLP) sebesar 83,67 persen.*

Aksi korporasi ini diumumkan dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa, 22 Juli 2025. SIA, yang seluruh sahamnya dikuasai secara tidak langsung oleh Astra, telah menandatangani perjanjian jual beli saham bersyarat (conditional share purchase agreement) dengan para pemegang saham utama MMLP.

Bacaan Lainnya

Saham yang diakuisisi berasal dari PT Suwarna Arta Mandiri (SAM), Bridge Leed Limited, serta sejumlah pemegang saham minoritas lainnya. Setelah transaksi rampung, SIA akan menjadi pemegang saham pengendali baru di MMLP.

“Pengambilalihan ini merupakan bagian dari strategi pertumbuhan dan ekspansi jangka panjang kami di bidang properti dan logistik,” jelas perwakilan manajemen Astra dalam keterangan tertulis, Selasa (22/7).

Baca Juga  Top Gainers Saham Pekan Ini HADE Pimpin Lonjakan Siap Cuan?

Wajib Ajukan Tender

Dengan status baru sebagai pengendali, Astra melalui SIA akan melakukan Penawaran Tender Wajib (mandatory tender offer) kepada publik. Hal ini sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No.9/POJK.04/2018 tentang pengambilalihan perusahaan terbuka.

Kendati demikian, pihak manajemen menegaskan bahwa akuisisi tersebut tidak tergolong sebagai transaksi material, sebagaimana diatur dalam POJK No.17/POJK.04/2020. Selain itu, aksi ini juga bukan merupakan transaksi afiliasi atau mengandung benturan kepentingan menurut POJK No.42/POJK.04/2020.

“Seluruh prosedur akan dilaksanakan sesuai ketentuan regulasi pasar modal yang berlaku,” ujar pihak manajemen SIA.

Saham Turun Usai Pengumuman

Menariknya, baik saham ASII maupun MMLP mengalami koreksi di pasar pada hari pengumuman transaksi. Saham ASII melemah 1,47 persen ke level Rp4.690, sementara saham MMLP turun 1,71 persen ke harga Rp575.

Analis menilai pergerakan harga tersebut sebagai reaksi wajar pasar terhadap aksi korporasi besar, terlebih dalam sektor properti yang tengah mengalami tekanan fluktuatif.

“Pelaku pasar mungkin masih menunggu kejelasan terkait prospek MMLP di bawah kendali baru, terutama dalam hal sinergi logistik dan ekspansi aset properti,” kata seorang analis pasar modal dari Jakarta.

Baca Juga  Penutupan IHSG Menguat di Tengah Sikap Wait and See Pasar terhadap Data Inflasi AS

Ekspansi Astra ke Sektor Properti dan Logistik

Aksi akuisisi MMLP ini menunjukkan keseriusan Astra dalam memperluas cakupan bisnis di luar sektor otomotif. Melalui SIA, perusahaan telah menyiapkan rencana jangka panjang guna memperkuat pijakan di sektor properti industri dan logistik.

MMLP sendiri dikenal sebagai salah satu pengembang dan pengelola gudang modern terkemuka di Indonesia, dengan klien dari berbagai sektor termasuk e-commerce dan distribusi barang konsumsi.

Dengan bergabungnya MMLP ke dalam ekosistem Astra, diharapkan akan tercipta sinergi strategis yang dapat memperkuat rantai pasok nasional.

Untuk berita ekonomi dan korporasi terkini lainnya, kunjungi JurnalLugas.Com.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait