JurnalLugas.Com — Suzuki resmi memperkenalkan mobil listrik pertamanya dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025. Peluncuran ini menjadi langkah strategis pabrikan asal Jepang tersebut dalam memperkuat eksistensinya di pasar kendaraan ramah lingkungan di Indonesia.
Mobil listrik perdana Suzuki diberi nama eVX. Mengusung desain sport utility vehicle (SUV), kendaraan ini mengombinasikan tampilan futuristik dengan teknologi elektrifikasi terkini. Suzuki eVX tampil sebagai simbol transformasi menuju era mobilitas berkelanjutan di Tanah Air.
Secara visual, eVX memiliki tampilan maskulin dengan lekukan aerodinamis di seluruh bodinya. Gril depan tertutup khas kendaraan listrik, lampu depan sipit berteknologi LED, serta desain bumper agresif menegaskan karakter modernnya. Sisi samping menampilkan garis-garis tegas dan velg sporty, menambah kesan tangguh dan elegan.
Dari sisi dimensi, Suzuki eVX memiliki panjang 4.300 mm, lebar 1.800 mm, dan tinggi 1.600 mm. Ukuran tersebut menempatkannya sebagai SUV kompak yang cocok digunakan di area urban maupun perjalanan luar kota. Ground clearance yang cukup tinggi juga mendukung kenyamanan berkendara di berbagai medan.
Untuk dapur pacunya, eVX dibekali motor listrik bertenaga yang dipadukan dengan baterai lithium-ion berkapasitas 60 kWh. Dengan konfigurasi ini, mobil mampu menempuh jarak hingga 500 kilometer dalam sekali pengisian daya penuh, berdasarkan pengujian WLTP (Worldwide Harmonized Light Vehicle Test Procedure).
Pengisian baterai dapat dilakukan melalui sistem fast charging yang memungkinkan baterai terisi hingga 80 persen dalam waktu kurang dari satu jam. Selain itu, eVX juga mendukung pengisian daya reguler di rumah dengan adaptor standar yang disediakan dalam paket pembelian.
Fitur-fitur unggulan turut disematkan dalam eVX. Sistem infotainment layar sentuh 12 inci terintegrasi dengan Apple CarPlay dan Android Auto, panel instrumen digital, serta panoramic sunroof menjadi daya tarik utama di bagian interior. Sistem AC otomatis dua zona, jok berbahan kulit, dan pengaturan kursi elektrik memberikan kenyamanan ekstra bagi pengemudi dan penumpang.
Aspek keselamatan juga menjadi perhatian Suzuki dalam pengembangan mobil ini. eVX dilengkapi dengan teknologi bantuan pengemudi seperti lane departure warning, adaptive cruise control, autonomous emergency braking, serta kamera 360 derajat yang mempermudah parkir dan manuver di area sempit.
Dalam acara peluncuran, pihak Suzuki menyatakan bahwa eVX akan diproduksi secara lokal di Indonesia guna mendukung ekosistem kendaraan listrik nasional. Hal ini sekaligus mendorong transfer teknologi dan penciptaan lapangan kerja baru di sektor otomotif dalam negeri.
Suzuki juga menggandeng berbagai mitra untuk membangun infrastruktur pendukung seperti stasiun pengisian daya (SPKLU) di jaringan dealer resmi serta pusat layanan purna jual yang siap mendampingi pemilik eVX.
Dengan peluncuran eVX, Suzuki masuk dalam jajaran produsen otomotif global yang telah merespons kebutuhan mobil listrik secara serius di Indonesia. Langkah ini diharapkan menjadi pendorong adopsi kendaraan listrik oleh masyarakat luas sekaligus mendukung target pemerintah dalam mengurangi emisi karbon.
Harga resmi Suzuki eVX belum diumumkan secara rinci, namun diperkirakan berada di kisaran Rp500 jutaan saat mulai dipasarkan pada kuartal keempat 2025. Konsumen dapat melakukan pemesanan awal melalui sistem pre-order di jaringan dealer resmi maupun situs web Suzuki Indonesia.
Langkah Suzuki ini menandai babak baru transformasi industri otomotif Indonesia, dengan pilihan mobil listrik yang semakin beragam dan kompetitif. Melalui model eVX, Suzuki turut menyuarakan komitmennya dalam menghadirkan mobilitas yang bersih, efisien, dan ramah lingkungan bagi masa depan.
Baca berita lengkap lainnya seputar teknologi dan otomotif di JurnalLugas.Com.






