PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Genjot Bisnis Kendaraan Listrik Laba Tembus Rp240 M Meski Industri Lesu

JurnalLugas.Com — PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA), emiten komponen otomotif yang tergabung dalam grup Triputra, menunjukkan komitmennya untuk terus berinovasi di tengah tantangan industri. Di saat pasar otomotif nasional tengah melemah, DRMA justru mempertegas fokusnya dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV).

Presiden Direktur DRMA, Irianto Santoso, menyampaikan bahwa perusahaan tengah memprioritaskan inisiatif strategis berbasis energi terbarukan dengan mengusung proyek Dharma Connect (DC). Proyek ini merupakan ekosistem kendaraan listrik yang menyeluruh dan terbagi dalam lima segmen utama, yaitu DC Battery, DC Power, DC Motor, DC Solar, dan DC Cross.

Bacaan Lainnya

“Langkah ini sebagai bagian dari upaya diversifikasi dan transisi energi,” ujar Irianto melalui keterangan resmi pada Senin, 28 Juli 2025.

Lesunya Kinerja Kuartal II Tak Surutkan Langkah DRMA

Meskipun mencatat pelemahan kinerja pada kuartal II-2025, DRMA tetap optimistis dengan prospek jangka panjangnya. Laporan keuangan menunjukkan bahwa penjualan perseroan mengalami penurunan 10 persen secara kuartalan, yakni dari Rp1,45 triliun menjadi Rp1,3 triliun. Di sisi lain, laba bersih anjlok 32 persen ke angka Rp97 miliar.

Namun secara kumulatif semester I-2025, DRMA masih membukukan pertumbuhan pendapatan sebesar Rp2,7 triliun, naik 8,6 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Laba bersih pun meningkat tipis 1,26 persen menjadi Rp240 miliar, yang sebagian besar ditopang oleh kontribusi dari segmen kendaraan roda dua.

Produk Inovatif di GIIAS 2025

Dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025, DRMA memperkenalkan dua produk unggulan yang merupakan bagian dari ekosistem DC, yaitu DC Battery Lithium 12V dan teknologi konversi motor listrik.

Baterai lithium tersebut dirancang dengan keunggulan yang lebih ramah lingkungan, ringan, dan tahan lama dibanding aki konvensional yang masih umum digunakan saat ini. Produk ini juga diklaim memiliki efisiensi tinggi serta lebih aman dari segi teknis.

Teknologi konversi kendaraan bensin menjadi kendaraan listrik juga menjadi sorotan utama. Solusi ini memungkinkan masyarakat untuk meng-upgrade motor konvensional menjadi motor listrik dengan proses yang lebih sederhana dan terjangkau, yang sangat cocok bagi pasar negara berkembang seperti Indonesia.

“Kami melihat potensi konversi motor listrik sebagai pintu masuk percepatan adopsi kendaraan ramah lingkungan di masyarakat luas,” jelas Irianto.

Andalkan Segmen Roda Dua dan Aftermarket

Segmen kendaraan roda dua menjadi tulang punggung utama bagi pendapatan DRMA saat ini. Dalam kondisi pasar roda empat yang cenderung stagnan, permintaan dari sektor roda dua masih menunjukkan daya tahan.

Selain itu, perusahaan juga membidik peluang bisnis di sektor aftermarket otomotif, terutama untuk komponen kendaraan listrik dan baterai. Diversifikasi ini diharapkan bisa mengurangi ketergantungan pada sektor manufaktur kendaraan baru yang saat ini sedang lesu akibat tekanan ekonomi global dan domestik.

Fokus Transisi Energi

Transformasi ke arah energi bersih menjadi fondasi utama strategi jangka panjang DRMA. Selain pengembangan produk, DRMA juga berencana menggandeng berbagai mitra strategis dalam negeri dan internasional untuk mempercepat integrasi teknologi EV, khususnya dalam bidang penyimpanan daya, tenaga surya, dan motor listrik.

Ke depan, DRMA berharap kehadiran Dharma Connect tidak hanya menjadi portofolio produk, tetapi juga ekosistem yang mendukung kebijakan pemerintah dalam mewujudkan Net Zero Emissions 2060. Dengan regulasi yang mendukung serta kesadaran masyarakat yang semakin tinggi, perusahaan menargetkan kontribusi EV terhadap pendapatan dapat meningkat signifikan dalam 3 hingga 5 tahun mendatang.

Dengan semangat inovasi dan adaptasi terhadap tren global, DRMA menunjukkan bahwa bahkan di tengah tekanan pasar, peluang tetap bisa digali lewat visi dan transformasi strategis.

Baca berita ekonomi dan teknologi lainnya hanya di JurnalLugas.Com.

Tombol Google News - JurnalLugas
Baca Juga  Geely Galaxy L6 EM-i Sedan Mewah Kompetitif Teknologi PHEV Terdepan

Pos terkait