JurnalLugas.Com – PT Avia Avian Tbk atau Avian Brands (kode saham: AVIA) mencatatkan pencapaian penting di pasar keuangan global. Saham perusahaan cat dan pelapis ternama itu resmi masuk dalam konstituen indeks FTSE Russell setelah melalui proses seleksi ketat berbasis standar Environmental, Social, and Governance (ESG).
Wakil Direktur Utama Avian Brands, Ruslan Tanoko, mengungkapkan kebanggaan atas capaian tersebut. “Masuknya Avian ke indeks FTSE Russell adalah pengakuan atas komitmen kami dalam membangun bisnis yang berkelanjutan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (22/8/2025).
Menurut Ruslan, keberhasilan ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang menuju transformasi yang lebih besar. Sebagai tindak lanjut, perusahaan meluncurkan Avian Brands Sustainability Strategy, sebuah strategi keberlanjutan yang berfokus pada penciptaan nilai tambah jangka panjang bagi lingkungan, masyarakat, dan pemangku kepentingan.
Empat Pilar Strategi Keberlanjutan Avian Brands
Avian Brands Sustainability Strategy disusun dengan empat pilar utama:
- Produk (Product Pillars) – menghadirkan inovasi produk yang aman, berkualitas, dan ramah lingkungan.
- Lingkungan (Environment Pillars) – menjaga kelestarian alam melalui efisiensi energi, pengelolaan limbah, dan konservasi sumber daya.
- Masyarakat & Karyawan (People & Community Pillars) – memberdayakan tenaga kerja serta aktif mendukung kesejahteraan masyarakat sekitar.
- Tata Kelola (Governance Pillars) – memastikan praktik manajemen yang transparan, etis, dan bertanggung jawab.
“Dengan strategi ini, kami ingin memastikan setiap langkah bisnis Avian memberi dampak positif, bukan hanya secara ekonomi, tetapi juga bagi keberlanjutan sosial dan lingkungan,” tambah Ruslan.
Pentingnya FTSE Russell dalam Pasar Global
Sebagai bagian dari London Stock Exchange Group (LSEG), FTSE Russell dikenal sebagai penyedia indeks global yang menjadi acuan utama investor institusional, analis keuangan, hingga manajer aset internasional. Indeks ini digunakan untuk mengukur integritas, daya tahan, dan kinerja jangka panjang perusahaan di berbagai sektor.
Proses seleksi perusahaan ke dalam FTSE Russell sangat ketat. Setiap kandidat harus membuktikan transparansi data, konsistensi praktik ESG, serta hasil nyata dalam implementasi strategi keberlanjutan. Tidak semua perusahaan mampu lolos karena standar yang diterapkan tergolong tinggi.
Ruslan menegaskan, keberhasilan Avian Brands dalam melewati proses seleksi ini meneguhkan posisi perusahaan di mata dunia. “Pengakuan ini memperkuat reputasi Avian di kancah internasional sekaligus membuktikan integritas kami dalam membangun bisnis yang bertanggung jawab,” katanya.
Transformasi Menuju Industri Berkelanjutan
Penilaian dari FTSE Russell mencakup berbagai aspek mulai dari pengelolaan risiko lingkungan, dampak sosial, hingga tata kelola perusahaan. Keberhasilan Avian Brands menjadi konstituen indeks tersebut dipandang sebagai validasi bahwa perusahaan tidak hanya unggul dalam inovasi produk, tetapi juga serius dalam menjalankan bisnis berbasis keberlanjutan.
Capaian ini menempatkan Avian Brands sebagai contoh perusahaan lokal yang berhasil menembus standar global, sekaligus memperlihatkan bagaimana strategi keberlanjutan bisa menjadi kunci daya saing industri di masa depan.
Baca berita ekonomi dan bisnis lainnya hanya di 👉 JurnalLugas.Com






