Dudung Abdurachman Terpilih Jadi Ketua Umum IKAL Lemhannas 2025–2030

JurnalLugas.Com – Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman resmi terpilih sebagai Ketua Umum Ikatan Alumni Lembaga Ketahanan Nasional (IKAL) periode 2025–2030. Keputusan tersebut diambil melalui Musyawarah Nasional (Munas) IKAL yang digelar pada Minggu, 24 Agustus 2025 di Jakarta.

Dalam sambutan perdananya, Dudung menegaskan pentingnya menjaga persatuan di tubuh IKAL. Ia menyebut seluruh alumni Lemhannas merupakan satu keluarga besar yang memiliki tanggung jawab moral menjaga keutuhan bangsa.

Bacaan Lainnya

“Hal-hal baik yang sudah dilakukan oleh Pak Jenderal Agum Gumelar akan kita lanjutkan. Sementara yang masih bisa dioptimalkan akan segera kita perbaiki bersama-sama,” ujar Dudung.

Munas Berlangsung Dinamis dan Tertib

Munas IKAL kali ini berjalan cukup dinamis dengan sejumlah perdebatan, namun tetap berlangsung tertib. Seluruh proses mengacu pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) IKAL sebagai konstitusi organisasi.

Sidang Munas dipimpin oleh sejumlah tokoh, di antaranya Pratama Persadha (PPSA 24), Ulla Nuchrawaty (Ketua Steering Committee sekaligus perwakilan DPP), Jusuf Sunya (DPD Maluku Utara), Irwanjaya (PPRA 63), serta Widodo Edi Sektianto (DPD DKI Jakarta).

Harapan untuk IKAL Lemhannas

Anggota IKAL Lemhannas PPSA 24, Pratama Persadha, menyampaikan optimisme atas kepemimpinan Dudung. Menurutnya, kepemimpinan yang baru diharapkan dapat memperkuat soliditas alumni dan meningkatkan kontribusi nyata bagi ketahanan nasional.

“Dengan terpilihnya Pak Dudung, IKAL Lemhannas diharapkan semakin solid, berwibawa, dan mampu memperkuat kontribusi alumni Lemhannas dalam menjaga ketahanan nasional serta menghadapi dinamika geopolitik global,” kata Pratama.

Ia juga menambahkan bahwa IKAL Lemhannas harus berperan sebagai katalisator keutuhan serta kemajuan bangsa, terlebih di tengah tantangan global yang semakin kompleks.

Dudung Abdurachman bukan nama baru dalam dunia pertahanan Indonesia. Sebagai mantan KSAD, ia memiliki pengalaman panjang dalam memimpin institusi besar dengan kompleksitas tinggi. Hal itu diyakini menjadi bekal penting dalam mengelola organisasi sebesar IKAL yang beranggotakan ribuan alumni dari berbagai latar belakang.

Dengan dukungan para pengurus dan alumni, kepemimpinan Dudung diharapkan mampu membawa semangat baru dalam memperkuat peran IKAL, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Ke depan, konsolidasi internal, peningkatan kapasitas anggota, serta penguatan jejaring strategis dipandang sebagai agenda utama yang perlu segera ditindaklanjuti.

Informasi terkini seputar dinamika organisasi alumni Lemhannas. Selengkapnya dapat dibaca di JurnalLugas.Com.

Tombol Google News - JurnalLugas
Baca Juga  Bongkar Fakta! Dudung Klarifikasi Mutasi Jenderal Kunto Tak Terkait Gibran

Pos terkait