Brigjen TNI Wahyu Yudhayana Resmi Jadi Sesmilpres Gantikan Mayjen Kosasih, Ini Profil Lengkapnya

JurnalLugas.Com — Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto resmi menunjuk Brigadir Jenderal TNI Wahyu Yudhayana sebagai Sekretaris Militer Presiden (Sesmilpres) Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia. Penunjukan ini menggantikan Mayjen TNI Kosasih, sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1334/IX/2025 tentang Penghentian dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan TNI.

Keputusan tersebut diteken langsung oleh Jenderal Agus pada akhir September lalu dan diumumkan secara resmi pada Selasa (14/10/2025). Dalam SK yang sama, Panglima TNI juga menunjuk Kolonel Inf. Donny Pramono sebagai Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) menggantikan Wahyu Yudhayana.

Bacaan Lainnya

“Rotasi jabatan merupakan bagian dari proses regenerasi dan upaya meningkatkan kinerja organisasi TNI,” ujar salah satu pejabat di Mabes TNI, dikutip singkat dari keterangan resmi.

Rekam Jejak dan Kiprah Brigjen Wahyu

Penugasan Brigjen Wahyu di lingkungan Istana Kepresidenan bukan hal baru. Pada masa pemerintahan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), ia pernah menjabat sebagai Wakil Komandan Detasemen Pengamanan Pribadi Presiden di Grup A Paspampres, serta Wakil Komandan Grup D Paspampres.

Selain di lingkungan istana, Wahyu memiliki pengalaman luas di level internasional. Ia pernah menjadi bagian dari misi perdamaian PBB melalui Kontingen Garuda XXV-A/UNAMID di Darfur, Sudan, dengan posisi sebagai Chief Operation Sector West UNAMID (African Union-United Nations Hybrid Operation in Darfur).

Tak hanya itu, kiprahnya juga terekam di sejumlah negara seperti Singapura, Korea Selatan, Sri Lanka, Vietnam, Swiss, dan India. Dalam negeri, Wahyu pernah menjabat sebagai Komandan Distrik Militer (Dandim) 0501/Jakarta Pusat dan Dandim 0503/Jakarta Barat.

Selama masa jabatannya sebagai Dandim, Wahyu turut berperan dalam pengamanan Asian Games 2018, Pemilu 2019, serta pelantikan DPR/MPR/DPD dan Presiden–Wakil Presiden pada tahun yang sama.

Peran Strategis Sesmilpres

Dalam tugas barunya, Brigjen Wahyu akan memimpin Sekretariat Militer Presiden (Sesmilpres) yang berada di bawah naungan Kementerian Sekretariat Negara. Lembaga ini memiliki peran vital dalam memberikan dukungan teknis dan administrasi kepada Presiden dan Wakil Presiden.

Tanggung jawab Sesmilpres mencakup koordinasi pengamanan fisik dan nonfisik Presiden, Wapres, dan keluarga, termasuk bagi tamu negara setingkat kepala pemerintahan asing. Selain itu, Sesmilpres juga bertugas dalam proses penganugerahan gelar pahlawan, tanda jasa, dan tanda kehormatan yang ditetapkan oleh Presiden.

“Posisi ini sangat strategis karena menyangkut dukungan administratif dan pengamanan VVIP negara,” ujar seorang sumber di lingkungan Setneg.

Tugas lainnya meliputi pembinaan terhadap ajudan Presiden dan Wapres, dokter pribadi, serta anggota TNI-Polri yang bertugas di Kementerian Sekretariat Negara dan Sekretariat Kabinet.

Dengan pengalaman panjang di berbagai posisi strategis, Brigjen Wahyu dinilai memiliki kapabilitas untuk mengemban peran penting tersebut.

“Beliau memiliki rekam jejak profesional dan disiplin tinggi. Penugasan ini merupakan bentuk kepercayaan pimpinan,” tutur seorang pejabat TNI yang enggan disebut namanya.

Penunjukan ini menandai langkah baru dalam penguatan struktur militer di lingkaran kepresidenan, sejalan dengan upaya TNI menjaga stabilitas dan profesionalisme di era pemerintahan saat ini.

Kunjungi berita selengkapnya di: JurnalLugas.Com

Tombol Google News - JurnalLugas
Baca Juga  Presiden Prabowo Ucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadan 1446 H

Pos terkait