Prabowo Bicara Minta TNI Polri Bersih dari Backing Judi, Narkoba, Penyelundupan

JurnalLugas.Com — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan pentingnya pembenahan internal di tubuh TNI dan Polri agar seluruh aparat benar-benar berpihak kepada rakyat dan tidak terlibat dalam aktivitas ilegal.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat meresmikan Museum Marsinah dan Rumah Singgah di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu 16 Mei 2026.

Bacaan Lainnya

Dalam pidatonya, Presiden mengingatkan bahwa aparat negara mendapatkan gaji dan fasilitas dari rakyat sehingga harus bekerja demi menegakkan hukum, keadilan dan kepentingan masyarakat luas.

“Saya tidak mau mendengar lagi ada aparat yang tidak menegakkan hukum, keadilan dan kebenaran. Tidak boleh backing macam-macam,” tegas Prabowo di hadapan tamu undangan.

Kepala Negara secara khusus meminta pimpinan TNI dan Polri terus melakukan pembenahan di internal institusi masing-masing. Ia menyoroti pentingnya keberanian melakukan koreksi serta membersihkan praktik penyelewengan dan korupsi yang dapat merusak kepercayaan publik.

Baca Juga  Resmi! Gaji Hakim Naik Hingga 280 Persen Prabowo Demi Keadilan Tak Bisa Dibeli

Prabowo juga mengingatkan agar aparat tidak terlibat dalam aktivitas ilegal seperti penyelundupan, perjudian maupun peredaran narkoba.

“Jangan sampai aparat justru berada di belakang penyelewengan, backing narkoba, backing judi dan kegiatan ilegal lainnya,” ujarnya.

Menurut Presiden, aparat keamanan harus menjadi pelindung masyarakat dan bekerja sepenuhnya untuk kepentingan rakyat, bukan menjadi bagian dari praktik yang melanggar hukum.

Ia menilai upaya reformasi di tubuh TNI dan Polri saat ini terus berjalan melalui berbagai program pembinaan serta peningkatan profesionalisme aparat.

Dalam kesempatan itu, Prabowo turut menyoroti kontribusi TNI dan Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Ia menyebut aparat keamanan kini semakin aktif terlibat langsung membantu masyarakat di sektor pertanian.

Presiden mengapresiasi keterlibatan personel TNI maupun Polri yang turun langsung ke sawah dan ladang dalam mendukung target swasembada pangan pemerintah.

Baca Juga  Prabowo Tegaskan Komandan TNI Latih Prajurit dengan Keras Tanpa Kekejaman

“Inilah yang saya maksud TNI sebagai tentara rakyat dan polisi sebagai polisi rakyat,” katanya.

Pernyataan Prabowo terkait pembenahan aparat keamanan menjadi perhatian publik di tengah meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap penegakan hukum yang transparan dan bebas dari praktik penyalahgunaan wewenang.

Pemerintah berharap penguatan integritas aparat dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara sekaligus menciptakan stabilitas keamanan yang lebih baik di berbagai daerah.

Baca berita nasional dan politik terbaru lainnya di JurnalLugas.Com

(Soefriyanto)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait