JurnalLugas.Com — Produsen otomotif MG Motor mengumumkan penarikan kembali (recall) lebih dari 10.000 unit mobil MG 3 model 2024–2025 di Australia, setelah ditemukan cacat pada dudukan kursi pengemudi yang bisa menyebabkan kursi berputar saat terjadi tabrakan.
Kasus ini terungkap setelah Euro NCAP melakukan uji tabrak frontal offset terhadap MG 3 pada awal 2025. Dalam pengujian itu, dudukan kursi pengemudi diketahui bergeser sejauh 111,5 mm ke depan dan menyebabkan posisi pengemudi berputar ke arah pintu, memicu kekhawatiran soal keselamatan.
Meski ada cacat pada sistem dudukan kursi, MG 3 tetap meraih rating keselamatan empat bintang, meningkat dari tiga bintang pada model sebelumnya. Euro NCAP menjelaskan bahwa sistem penilaian mereka belum mencakup pengurangan poin untuk kasus kegagalan komponen seperti itu.
MG Australia Segera Perbaiki Komponen Dudukan Kursi
Setelah hasil uji tabrak diumumkan, MG Motor Australia segera mengonfirmasi langkah penarikan kembali 10.516 unit MG 3. Penarikan ini berlaku bagi kendaraan dengan kursi pengemudi berpengaturan manual enam arah, yang diproduksi antara 6 Maret 2024 hingga 30 Juli 2025.
Mengutip pemberitahuan dari Departemen Infrastruktur dan Transportasi Australia, dijelaskan bahwa rel kursi MG 3 dapat terlepas dari posisi kuncinya saat tabrakan. Komponen bagian dalam rangka dudukan kursi bisa bergerak lebih jauh dari yang diharapkan dan menyentuh tuas pembuka serta pin pengunci, yang berpotensi menyebabkan lepasnya rel bagian dalam.
“Jika kursi pengemudi bergerak berlebihan saat kecelakaan, risiko cedera atau kematian penumpang dapat meningkat,” tulis keterangan resmi lembaga tersebut.
Belum Ada Laporan Cedera, Perbaikan Dilakukan Gratis
Pihak MG Australia menegaskan tidak ada laporan insiden maupun cedera yang disebabkan oleh masalah ini. Meski begitu, mereka tetap mengutamakan keselamatan pelanggan dengan menghubungi langsung pemilik kendaraan terdampak.
“MG Motor akan menghubungi para pemilik MG 3 yang terdampak secara langsung,” ujar perwakilan perusahaan dalam pernyataan resminya.
Pemilik MG 3 diminta segera menghubungi bengkel resmi MG untuk menjadwalkan pemasangan komponen tambahan pada rel kursi pengemudi. Proses perbaikan ini gratis dan hanya memakan waktu sekitar 30–60 menit.
MG menjelaskan bahwa penambahan komponen tersebut penting untuk memastikan performa dan keselamatan kendaraan tetap optimal.
Belum Masuk Pasar Indonesia
Hingga kini, MG 3 belum dipasarkan di Indonesia. Namun, model hatchback populer ini sempat dipamerkan dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024 dan mendapat perhatian besar dari pecinta otomotif Tanah Air.
Langkah cepat MG Motor Australia dalam mengumumkan penarikan ini dinilai sebagai bentuk komitmen terhadap keselamatan konsumen dan standar kualitas produk.
Baca berita otomotif terkini hanya di JurnalLugas.Com






