JurnalLugas.Com — Lebih dari seperempat juta kendaraan Honda di Amerika Serikat terindikasi mengalami masalah serius yang dapat menyebabkan kehilangan daya secara tiba-tiba tanpa peringatan. Kondisi ini dinilai sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan dan meningkatkan potensi kecelakaan, menurut laporan yang dirilis pada Rabu, 19 November 2025.
Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA) mengungkapkan bahwa sedikitnya 256.603 unit Honda Accord Hybrid keluaran tahun 2023 hingga 2025 berpotensi terdampak. Model yang dikenal efisien dan ramah lingkungan itu rupanya memiliki celah pada sistem elektronik yang mengatur kestabilan kendaraan.
Seorang pejabat NHTSA, A, menjelaskan bahwa inti persoalan terletak pada perangkat lunak bawaan kendaraan. “Kesalahan pada software membuat unit pemroses pusat pada modul kontrol terintegrasi (ICM) melakukan reset sendiri saat mobil sedang melaju,” ujarnya.
Honda Sudah Mengetahui Sejak 2024
Honda disebut telah mengetahui indikasi masalah sejak Maret 2024. Penyidikan internal yang berlangsung beberapa bulan mengarah pada dugaan bahwa pemasok komponen tidak secara penuh memahami spesifikasi teknis yang diminta Honda.
Meski begitu, hingga kini belum ada penjelasan detail terkait letak kesalahan yang terjadi. Namun, menurut laporan investigasi NHTSA, kesalahpahaman tersebut membuat sistem keliru membaca komunikasi internal sebagai gangguan CPU, sehingga terjadi reset mendadak.
Perusahaan mencatat bahwa hanya sekitar 0,3 persen dari kendaraan yang ditarik memiliki masalah nyata di lapangan. Namun jumlah laporan yang masuk tidak sedikit 832 klaim garansi telah diterima Honda terkait gangguan tersebut.
Proses Perbaikan Dapat Dilakukan di Diler Resmi
Sebagai langkah perbaikan, Honda meminta pemilik kendaraan membawa unit mereka ke diler resmi terdekat. Teknisi akan melakukan pembaruan perangkat lunak pada CPU ICM untuk memastikan seluruh sistem kembali bekerja dengan normal.
Honda menegaskan bahwa pembaruan dilakukan tanpa biaya bagi konsumen.
Untuk informasi lengkap lainnya, kunjungi JurnalLugas.Com.






