Instruksi Tegas Prabowo, Komisi Reformasi Polri Harus Lapor ke Istana Setiap 3 Bulan

JurnalLugas.Com — Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya pelaporan berkala dari Komisi Percepatan Reformasi Polri guna memastikan proses reformasi institusi kepolisian berjalan transparan dan terukur. Hal itu disampaikan Presiden saat memberikan arahan kepada para anggota komisi di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (7/11).

Dalam arahannya, Prabowo meminta agar komisi tersebut menyampaikan laporan perkembangan kinerja setiap tiga bulan sekali. Ia menilai, evaluasi rutin akan membantu pemerintah dalam menilai sejauh mana kemajuan kajian dan rekomendasi yang telah disusun oleh tim.

Bacaan Lainnya

“Saya tidak batasi masa kerja komisi ini. Tapi saya minta tiap tiga bulan ada laporan, kita bertemu, Saudara-saudara melaporkan apa yang Saudara kumpulkan,” ujar Presiden Prabowo di hadapan para anggota komisi.

Dorong Kolaborasi Lintas Generasi di Tubuh Polri

Presiden juga menekankan pentingnya pendekatan kolaboratif dalam menjalankan tugas komisi. Ia menginginkan agar berbagai pihak dilibatkan, termasuk pejabat Polri aktif dan para mantan Kapolri yang memiliki pengalaman panjang di institusi kepolisian.

Menurut Prabowo, keterlibatan lintas generasi akan memperkaya hasil kajian dan memastikan reformasi berjalan secara komprehensif dan berimbang.

“Saya minta kepala kepolisian yang masih aktif hadir di Komisi ini. Mereka bisa memberi pandangan, dan beberapa tokoh mantan kepala kepolisian juga bisa memberi masukan,” tuturnya.

Fokus Kajian dan Rekomendasi Strategis untuk Reformasi Polri

Komisi Percepatan Reformasi Polri memiliki mandat utama untuk melakukan kajian mendalam terhadap struktur, kinerja, dan sistem Polri, sekaligus memberikan rekomendasi strategis kepada Presiden sebagai Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan.

Presiden menegaskan bahwa hasil rekomendasi dari komisi akan menjadi dasar bagi pemerintah dalam mengambil langkah-langkah reformasi yang diperlukan demi memperkuat profesionalisme dan kepercayaan publik terhadap Polri.

“Komisi ini tugas utamanya mempelajari dan memberi rekomendasi kepada saya untuk mengambil tindakan reformasi yang diperlukan, bila memang diperlukan,” tegas Prabowo.

Langkah Nyata Menuju Reformasi Kepolisian yang Transparan

Pelantikan Tim Komisi Percepatan Reformasi Polri dilakukan langsung oleh Presiden Prabowo di Istana Merdeka, Kompleks Istana Kepresidenan, dengan sejumlah pejabat negara dan perwakilan kepolisian turut hadir.

Upaya ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk menghadirkan institusi kepolisian yang lebih profesional, humanis, dan akuntabel, sesuai tuntutan masyarakat dan tantangan era digital.

Langkah Presiden Prabowo ini diharapkan dapat mempercepat agenda reformasi menyeluruh di tubuh Polri, serta memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil berpihak pada kepentingan publik dan penegakan hukum yang berkeadilan.

Sumber berita terkini dan analisis nasional lainnya bisa dibaca di JurnalLugas.Com

Tombol Google News - JurnalLugas
Baca Juga  Prabowo Pastikan Rumah Warga Hanyut akibat Banjir di Sumatera Diganti Pemerintah

Pos terkait