JurnalLugas.Com – Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat penurunan harga pangan secara nasional pada Senin (22/12) pukul 09.00 WIB. Harga cabai rawit merah tercatat Rp63.290 per kilogram (kg), turun Rp3.423 dari hari sebelumnya. Sementara bawang merah mengalami penurunan signifikan menjadi Rp39.821 per kg, turun Rp8.303 dari sebelumnya.
Menurut data Bapanas, harga beras juga ikut menurun. Beras premium dibanderol Rp14.857 per kg, turun Rp671; beras medium Rp13.054 per kg turun Rp482; dan beras Stabilitas Pasokan Harga Pangan (SPHP) Rp12.193 per kg turun Rp268 dari hari sebelumnya.
Komoditas lain yang mengalami penurunan harga termasuk jagung tingkat peternak Rp6.335 per kg, turun Rp673, dan kedelai biji kering impor Rp10.078 per kg, turun Rp715. Bawang putih bonggol juga turun Rp5.042 menjadi Rp32.964 per kg.
Cabai merah keriting tercatat Rp47.387 per kg, turun Rp8.347, sementara cabai merah besar Rp39.000 per kg turun Rp10.847. Daging sapi murni dijual Rp131.167 per kg, turun Rp4.358; daging ayam ras Rp37.556 per kg turun Rp2.408; dan telur ayam ras Rp30.394 per kg turun Rp1.167.
Gula konsumsi turun tipis Rp681 menjadi Rp17.361 per kg. Harga minyak goreng kemasan Rp20.177 per liter turun Rp774, sedangkan minyak goreng curah justru naik tipis Rp278 menjadi Rp17.416 per liter. Minyakita turun Rp585 menjadi Rp16.965 per liter.
Tepung terigu curah tercatat Rp9.063 per kg, turun Rp636, dan tepung terigu kemasan Rp11.894 per kg turun Rp987. Komoditas perikanan juga mengalami penurunan: ikan kembung Rp39.370 per kg turun Rp3.871, ikan tongkol Rp33.033 per kg turun Rp2.487, dan ikan bandeng Rp34.478 per kg turun Rp1.498. Garam konsumsi Rp10.563 per kg turun Rp965.
Namun, harga daging kerbau beku impor mengalami kenaikan signifikan menjadi Rp95.000 per kg, naik Rp10.740 dari hari sebelumnya.
Pengamat ekonomi pangan menilai penurunan harga ini menjadi sinyal positif bagi daya beli masyarakat menjelang akhir tahun, meskipun sebagian komoditas strategis seperti daging kerbau mengalami tren kenaikan. “Fluktuasi harga pangan masih wajar, tergantung pasokan dan permintaan,” kata sumber Bapanas.
Informasi lebih lanjut tentang perkembangan harga pangan nasional dapat diakses di JurnalLugas.Com.






