JurnalLugas.Com – Pada Jumat 10 Januari 2025 pagi, Badan Pangan Nasional (Bapanas) melaporkan adanya tren penurunan harga pada mayoritas komoditas pangan di tingkat pedagang eceran nasional. Berdasarkan data dari Panel Harga Bapanas per pukul 08.50 WIB, beberapa bahan pokok mengalami penurunan harga yang cukup signifikan, seperti cabai rawit merah, bawang merah, hingga daging sapi murni.
Penurunan Harga Beras dan Bahan Pokok Lainnya
Harga beras premium tercatat turun sebesar 4,01 persen atau setara Rp620 menjadi Rp14.860 per kilogram (kg). Beras medium juga mengalami penurunan serupa, yakni sebesar 4,58 persen atau Rp620, menjadi Rp12.930 per kg. Bahkan, beras stabilitas pasokan dan harga pangan (SPHP) Bulog turun sebesar 1,52 persen atau Rp190 menjadi Rp12.310 per kg.
Selain beras, beberapa komoditas lain seperti bawang merah dan bawang putih bonggol turut mencatatkan penurunan harga. Harga bawang merah turun 9,65 persen atau Rp3.900 menjadi Rp36.500 per kg, sementara bawang putih bonggol turun 2,46 persen atau Rp1.050 menjadi Rp41.560 per kg.
Tren Penurunan Harga Cabai dan Produk Daging
Komoditas cabai juga menunjukkan penurunan harga yang signifikan. Cabai merah keriting turun sebesar 19 persen atau Rp9.780 menjadi Rp41.690 per kg, sementara cabai rawit merah mengalami penurunan harga hingga 10,16 persen atau Rp7.540 menjadi Rp66.690 per kg.
Di sektor protein, harga daging sapi murni turun 4,54 persen atau Rp6.110 menjadi Rp128.370 per kg. Daging ayam ras juga turun sebesar 4,45 persen atau Rp1.670 menjadi Rp37.860 per kg, sedangkan telur ayam ras turun 2,52 persen atau Rp770 menjadi Rp29.820 per kg.
Kenaikan Harga pada Beberapa Komoditas
Meski sebagian besar harga komoditas menurun, beberapa bahan pangan justru mengalami kenaikan. Harga kedelai biji kering (impor) naik sebesar 3,19 persen atau Rp330 menjadi Rp10.660 per kg. Gula konsumsi juga tercatat naik 0,44 persen atau Rp80 menjadi Rp18.120 per kg.
Selain itu, harga minyak goreng kemasan sederhana naik 0,83 persen atau Rp160 menjadi Rp19.480 per kg, berbeda dengan minyak goreng curah yang justru turun 5,11 persen atau Rp890 menjadi Rp16.510 per kg.
Harga Komoditas Lainnya
Beberapa komoditas lain seperti tepung terigu curah turun 4,18 persen atau Rp410 menjadi Rp9.400 per kg, sedangkan tepung terigu non-curah turun 6,63 persen atau Rp850 menjadi Rp11.980 per kg. Jagung di tingkat peternak juga turun 7,31 persen atau Rp460 menjadi Rp5.830 per kg, sementara garam halus beryodium mencatat penurunan sebesar 11,71 persen atau Rp1.330 menjadi Rp10.030 per kg.
Namun, di sektor perikanan, harga ikan kembung naik 6,66 persen atau Rp2.560 menjadi Rp40.970 per kg, dan ikan tongkol naik 4,62 persen atau Rp1.480 menjadi Rp33.500 per kg. Berbeda dengan ikan bandeng, yang justru turun 6,84 persen atau Rp2.260 menjadi Rp30.780 per kg.
Pergerakan harga pangan yang dicatat oleh Bapanas ini menunjukkan dinamika pasar yang beragam. Tren penurunan harga pada mayoritas komoditas memberikan angin segar bagi masyarakat, terutama menjelang periode belanja kebutuhan pokok. Namun, kenaikan harga pada beberapa komoditas tetap menjadi perhatian, terutama untuk bahan pangan strategis seperti minyak goreng dan ikan kembung.
Untuk informasi lebih lengkap mengenai perkembangan harga pangan, kunjungi JurnalLugas.Com.





