JurnalLugas.Com – Pergerakan harga pangan nasional kembali menjadi perhatian masyarakat menjelang pergantian bulan. Berdasarkan pemantauan terbaru dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, harga beras di berbagai kategori masih bertahan pada level yang relatif tinggi, sementara sejumlah komoditas hortikultura seperti cabai menunjukkan lonjakan harga yang signifikan.
Data yang dirilis Sabtu, 30 Mei 2026 pagi menunjukkan beras masih menjadi salah satu komoditas utama yang memengaruhi pengeluaran rumah tangga. Di tingkat pedagang eceran nasional, beras kualitas super I tercatat dijual rata-rata Rp17.400 per kilogram. Sementara beras kualitas super II berada di angka Rp16.950 per kilogram.
Untuk kategori beras medium, harga beras medium I mencapai Rp16.150 per kilogram, sedangkan medium II berada pada level Rp16.000 per kilogram. Adapun beras kualitas bawah I diperdagangkan sekitar Rp14.600 per kilogram dan kualitas bawah II sebesar Rp14.450 per kilogram.
Tingginya harga beras menunjukkan kebutuhan pokok masyarakat tersebut masih menjadi faktor dominan dalam struktur konsumsi pangan nasional. Stabilitas pasokan dan distribusi menjadi aspek penting yang terus dipantau guna menjaga daya beli masyarakat.
Selain beras, komoditas cabai kembali mencatat harga yang cukup tinggi. Cabai rawit merah menjadi komoditas dengan harga tertinggi di kelompok hortikultura, yakni mencapai Rp82.450 per kilogram. Angka tersebut jauh di atas beberapa komoditas pangan lainnya dan menunjukkan masih kuatnya tekanan harga di sektor cabai.
Sementara itu, cabai merah besar tercatat dijual Rp73.050 per kilogram, cabai merah keriting Rp69.600 per kilogram, serta cabai rawit hijau Rp53.300 per kilogram.
Pada kelompok bumbu dapur, harga bawang merah berada di kisaran Rp50.750 per kilogram. Sedangkan bawang putih dijual rata-rata Rp38.500 per kilogram di tingkat eceran nasional.
Untuk sumber protein hewani, harga telur ayam ras tercatat Rp30.500 per kilogram. Daging ayam ras segar dipasarkan sekitar Rp39.200 per kilogram.
Adapun harga daging sapi kualitas I mencapai Rp150.700 per kilogram, sementara kualitas II berada pada angka Rp141.150 per kilogram. Komoditas daging sapi masih menjadi salah satu bahan pangan dengan harga tertinggi di pasar nasional.
Dari kelompok kebutuhan pokok lainnya, gula pasir premium tercatat Rp20.250 per kilogram dan gula pasir lokal Rp19.100 per kilogram.
Sementara itu, minyak goreng curah dijual sekitar Rp20.550 per liter. Untuk minyak goreng kemasan bermerek, harga rata-rata mencapai Rp24.000 per liter untuk kategori premium dan Rp23.150 per liter untuk kemasan bermerek kategori kedua.
Pergerakan harga berbagai komoditas pangan tersebut menjadi indikator penting dalam memantau kondisi inflasi pangan nasional. Masyarakat diharapkan terus memperhatikan perkembangan harga kebutuhan pokok, terutama beras yang masih menjadi komponen utama dalam konsumsi rumah tangga Indonesia.
Baca berita ekonomi dan harga pangan terbaru lainnya di JurnalLugas.Com
(William)






