Terungkap Avian Brands Habiskan Rp5,39 Triliun Dana IPO, Ini Rinciannya

JurnalLugas.Com — Produsen cat terkemuka nasional yang berada di bawah kendali pengusaha asal Surabaya, Hermanto Tanoko, PT Avia Avian Tbk (AVIA) melaporkan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) yang signifikan. Hingga akhir Desember 2025, emiten cat tersebut telah menyerap dana IPO sebesar Rp5,39 triliun.

Mengacu pada keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin, 12 Januari 2026, perseroan memanfaatkan lebih dari separuh dana IPO untuk menopang kebutuhan operasional. Sekitar 55,22 persen atau setara Rp2,97 triliun dialokasikan sebagai modal kerja guna menjaga keberlanjutan produksi dan distribusi.

Bacaan Lainnya

Selain itu, AVIA mengarahkan 8,37 persen dana IPO senilai Rp451,57 miliar untuk belanja modal. Anggaran tersebut digunakan untuk penguatan fasilitas produksi serta peningkatan kapasitas pabrik. Sementara itu, 10,19 persen dana atau sekitar Rp550 miliar dipakai untuk melunasi kewajiban pokok pinjaman kepada Bank Mandiri dan Bank DBS.

Baca Juga  IPO PT BSA Logistics Tbk (WBSA) Bidik Rp302 Miliar, Strategi Akuisisi Kunci Ekspansi Logistik Nasional

Dengan komposisi tersebut, total dana IPO yang telah direalisasikan langsung oleh induk usaha mencapai Rp3,98 triliun.

Tak hanya di level holding, dana hasil IPO juga mengalir ke entitas anak, PT Tirtakencana Tatawarna. Perusahaan distribusi tersebut menerima total dana Rp1,14 triliun, yang terdiri atas Rp950 miliar untuk modal kerja, Rp85 miliar guna belanja modal, serta Rp380 miliar untuk pelunasan pinjaman kepada Bank Mandiri.

Setelah seluruh realisasi tersebut, AVIA masih menyisakan dana IPO sebesar Rp250,56 miliar. Dari jumlah itu, sekitar Rp212,42 miliar ditempatkan pada instrumen obligasi dengan kupon tetap 7 persen per tahun hingga jatuh tempo 15 September 2030. Adapun sisa dana lainnya disimpan dalam rekening giro di tiga bank nasional sebagai cadangan likuiditas.

Sebagai catatan, PT Avia Avian Tbk resmi melantai di Bursa Efek Indonesia pada 8 Desember 2021. Dalam aksi korporasi tersebut, AVIA melepas 61,95 miliar saham dengan harga penawaran Rp930 per saham. Nilai itu berada di batas atas kisaran harga IPO, yakni Rp780 hingga Rp980 per saham.

Baca Juga  IPO Makin Dilirik, IPOT Percepat Akses Investor Ritel Fitur Real-Time dan Refund Instan

Dari aksi IPO tersebut, AVIA berhasil menghimpun dana bruto sekitar Rp5,76 triliun dengan kapitalisasi pasar awal mencapai Rp57,61 triliun. Setelah dikurangi biaya penawaran umum senilai Rp119,35 miliar, dana bersih yang dikantongi perseroan tercatat sebesar Rp5,64 triliun.

Langkah pemanfaatan dana IPO yang terukur ini mempertegas strategi Avian Brands dalam menjaga pertumbuhan berkelanjutan, memperkuat struktur keuangan, serta memperluas dominasi pasar industri cat nasional.

Baca berita ekonomi dan pasar modal lainnya hanya di https://JurnalLugas.com

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait