Misteri MH370 Kembali Dibuka, Pencarian Terbaru Menyisir 7.200 Km² Dasar Laut

Malaysia Airlines
Foto : Pesawat Malaysia Airlines

JurnalLugas.Com — Upaya terbaru pencarian bangkai pesawat Malaysia Airlines MH370 kembali dilanjutkan di dasar Samudra Hindia Selatan. Hingga pertengahan Januari 2026, tim pencari telah menyisir wilayah laut yang sangat luas, namun belum menemukan petunjuk signifikan terkait keberadaan pesawat yang hilang lebih dari satu dekade lalu tersebut.

Berdasarkan laporan kemajuan operasi pencarian MH370 periode 6–15 Januari yang dirilis Asosiasi Keluarga Penumpang dan Awak Pesawat MH370 (MH370 Families), area pencarian yang dilakukan oleh kapal Armada 8605 telah mencapai sekitar 7.236,40 kilometer persegi per 15 Januari.

Bacaan Lainnya

Laporan tersebut juga dikutip kantor berita nasional Malaysia pada Selasa (20/1), yang menyebutkan bahwa pencarian difokuskan di sektor Samudra Hindia Selatan pada busur ketujuh, wilayah yang selama ini diyakini sebagai titik akhir penerbangan pesawat tersebut.

Baca Juga  Trump Ultimatum 34 Tewas Konflik Thailand-Kamboja Pertemuan Damai di Malaysia Hari Ini

Dalam operasinya, tim menggunakan hingga tiga kendaraan bawah laut otonom (autonomous underwater vehicle/AUV) jenis Hugin untuk memetakan dasar laut. Aktivitas pencarian berlangsung intensif dan hampir tanpa jeda sejak 6 Januari hingga 14 Januari, berkat kondisi cuaca yang relatif mendukung.

Namun, operasi terpaksa dihentikan sementara pada 15 Januari akibat memburuknya kondisi cuaca di wilayah pencarian. Meski demikian, proses survei dilakukan secara sistematis sesuai dengan area yang telah ditetapkan sebelumnya.

“Operasi pencarian terus dijalankan secara bertahap dan terukur. Hasil selanjutnya sangat bergantung pada kelanjutan survei serta kondisi operasional yang memungkinkan,” demikian pernyataan singkat dalam laporan tersebut.

Sebagai bagian dari komitmen untuk mengungkap misteri MH370, Pemerintah Malaysia telah menandatangani kesepakatan kerja sama dengan perusahaan eksplorasi laut dalam asal Inggris, Ocean Infinity, guna melanjutkan pencarian dengan teknologi mutakhir.

Baca Juga  Lonjakan Virus HMPV di Malaysia Perketat Pintu Masuk Kenali Gejalanya

Diketahui, Malaysia Airlines MH370 menghilang secara misterius pada 8 Maret 2014 saat melakukan penerbangan dari Kuala Lumpur menuju Beijing, China. Pesawat tersebut lenyap dari radar dengan membawa 239 penumpang dan awak, menjadikannya salah satu tragedi penerbangan paling membingungkan dalam sejarah aviasi modern.

Hingga kini, keberadaan bangkai utama pesawat masih menjadi teka-teki global, meskipun berbagai upaya pencarian internasional telah dilakukan selama bertahun-tahun.

Baca berita terkini dan mendalam lainnya hanya di https://JurnalLugas.Com

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait