Kevin Warsh Calon Ketua The Fed Pilihan Trump, Ekonom Peringatkan Tantangan Berat Suku Bunga

JurnalLugas.Com — Calon Ketua Federal Reserve (The Fed) yang diajukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Kevin Warsh, diperkirakan akan menghadapi tantangan besar jika resmi memimpin bank sentral AS. Tugas berat itu terutama berkaitan dengan upaya membangun konsensus di internal komite kebijakan moneter yang selama ini dikenal independen dan berhati-hati dalam menentukan arah suku bunga.

Presiden Federal Reserve Atlanta, Raphael Bostic, menilai posisi Ketua The Fed bukan sekadar soal kewenangan, tetapi juga kemampuan membangun kepercayaan antaranggota. Menurutnya, setiap kebijakan moneter hanya bisa berjalan efektif apabila didukung mayoritas anggota komite.

Bacaan Lainnya

Bostic menegaskan, meyakinkan para pembuat kebijakan bukanlah proses instan. Ketua The Fed harus mampu menunjukkan kebijaksanaan, kepemimpinan, serta konsistensi agar pandangannya diterima. Tanpa itu, arah kebijakan yang diinginkan akan sulit diwujudkan.

Baca Juga  Trump Ancam Tarif Impor 40% untuk Indonesia dan 13 Negara Lain Deadline 1 Agustus

Ia juga menekankan bahwa saat ini belum ada urgensi untuk memangkas suku bunga. Pandangan tersebut sejalan dengan sikap sejumlah pejabat The Fed lainnya yang memilih bersikap hati-hati di tengah kondisi ekonomi AS yang masih solid.

Pada pekan lalu, para pejabat kebijakan moneter The Fed melakukan pemungutan suara dengan hasil 10 berbanding 2 untuk mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 3,50 persen hingga 3,75 persen. Keputusan ini sekaligus menjadi sinyal bahwa bank sentral belum terburu-buru melonggarkan kebijakan moneter.

Stabilnya pasar tenaga kerja serta ketahanan ekonomi menjadi alasan utama sikap tersebut. Menurut Bostic, pemangkasan suku bunga dalam situasi seperti sekarang justru berisiko menghambat upaya menurunkan inflasi ke target jangka panjang The Fed.

Ia menilai kesabaran menjadi kunci agar inflasi tetap berada pada jalur yang diharapkan. Kebijakan yang terlalu longgar dinilai dapat memicu tekanan harga baru dan mengganggu stabilitas ekonomi.

Baca Juga  Garda Revolusi Iran IRGC Hujani Kapal Induk AS Abraham Lincoln Rudal Balistik

Di sisi lain, masa jabatan Ketua The Fed saat ini, Jerome Powell, akan berakhir pada pertengahan Mei mendatang. Selama kepemimpinannya, Powell kerap mendapat sorotan karena tidak memangkas suku bunga secepat dan sedalam yang diinginkan Presiden Trump.

Trump sendiri menyatakan memilih Kevin Warsh karena memiliki pandangan yang sejalan, khususnya terkait perlunya biaya pinjaman yang lebih rendah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Namun, apabila resmi menjabat, Warsh tetap harus berhadapan dengan dinamika internal The Fed yang menjunjung tinggi independensi dan pengambilan keputusan berbasis data ekonomi.

Baca berita ekonomi dan kebijakan global lainnya hanya di JurnalLugas.Com
https://jurnalluguas.com

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait