JurnalLugas.Com – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) resmi menyediakan informasi mengenai kepemilikan saham perusahaan tercatat di atas 1 persen, Selasa (3/3/2026), seusai penutupan perdagangan. Publikasi ini sejalan dengan Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor 1/KDK.04/2026 yang menetapkan BEI dan KSEI sebagai penyedia data kepemilikan saham terbuka bagi publik.
Jeffrey Hendrik, Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama BEI, menegaskan bahwa data pemegang saham mayoritas kini bisa diakses publik secara transparan. “Mulai sore ini, setelah pasar ditutup, informasi pemegang saham yang memiliki lebih dari 1 persen saham perusahaan tercatat dapat diakses melalui situs resmi BEI. Data ini disediakan oleh KSEI dan dikemas agar mudah diakses oleh publik,” jelasnya.
Publikasi Rutin untuk Meningkatkan Keterbukaan
Sesuai ketentuan OJK, data kepemilikan saham di atas 1 persen akan dipublikasikan setiap bulan. Informasi ini disusun secara sistematis untuk memberikan gambaran yang jelas mengenai struktur kepemilikan perusahaan tercatat.
“Dengan penyajian yang terstruktur, investor dapat memahami siapa saja pemegang saham utama. Hal ini penting agar proses pengambilan keputusan investasi menjadi lebih tepat dan terinformasi,” tambah Jeffrey.
Langkah Strategis Memperkuat Kepercayaan Pasar
Langkah BEI dan KSEI ini merupakan bagian dari reformasi berkelanjutan di pasar modal Indonesia. Tujuannya adalah meningkatkan transparansi dan tata kelola, sekaligus memperkuat integritas pasar. Menurut Jeffrey, publikasi data pemegang saham mayoritas tidak hanya bermanfaat bagi investor individu, tetapi juga bagi institusi yang membutuhkan data akurat untuk strategi investasi mereka.
“Transparansi data pemegang saham di atas 1 persen memberi investor alat untuk menilai struktur kepemilikan perusahaan. Hal ini secara langsung mendukung kepercayaan dan kredibilitas pasar modal Indonesia,” ujarnya.
Akses Informasi untuk Investor
Dengan adanya informasi ini, investor dapat memperoleh referensi yang lebih lengkap untuk pengambilan keputusan investasi. BEI menekankan bahwa penyediaan data ini sejalan dengan praktik terbaik internasional (Global Best Practice) dan bertujuan untuk menciptakan perdagangan yang adil, teratur, dan efisien.
Bagi masyarakat dan investor yang ingin memantau data ini secara rutin, informasi kepemilikan saham di atas 1 persen dapat diakses melalui JurnalLugas.Com, sebagai referensi tambahan yang akurat dan terpercaya.
(KD)






