Trump Klaim Militer AS Tenggelamkan Semua Kapal Iran, 80 Persen Peluncur Rudal Dihancurkan

JurnalLugas.Com — Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali meningkat setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengklaim pasukan militernya telah melumpuhkan sebagian besar kekuatan militer Iran di laut dan sistem peluncur rudal.

Dalam pernyataannya pada Minggu (8/3/2026), Trump menyebut operasi militer Amerika Serikat telah menenggelamkan seluruh kapal militer milik Iran serta menghancurkan mayoritas platform peluncur rudal yang dimiliki negara tersebut.

Bacaan Lainnya

Trump mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari operasi strategis untuk melemahkan kemampuan militer Teheran yang selama ini dianggap menjadi ancaman di kawasan Timur Tengah.

“Kami menenggelamkan semua kapal Iran dan menghancurkan sebagian besar platform peluncur rudalnya. Hanya sekitar 20 persen yang tersisa,” ujar Trump dalam keterangannya.

Operasi Militer AS Targetkan Infrastruktur Strategis Iran

Menurut Trump, operasi militer yang dilakukan oleh United States Armed Forces difokuskan pada penghancuran infrastruktur militer yang dianggap vital bagi kekuatan Iran.

Baca Juga  Trump, NATO Diragukan, Greenland Terancam Operasi Militer AS

Target utama serangan adalah fasilitas peluncur rudal dan armada laut yang menjadi tulang punggung strategi pertahanan Iran di kawasan.

Langkah ini disebut sebagai bagian dari kampanye militer yang dirancang untuk mengurangi kemampuan Iran dalam melakukan serangan balasan maupun memperluas pengaruh militernya di Timur Tengah.

Trump menilai kemampuan militer Iran telah mengalami penurunan signifikan setelah serangkaian operasi tersebut.

AS Klaim Beri Pukulan Terbesar ke Iran

Dalam wawancara yang sama, Trump menegaskan bahwa serangan yang dilakukan oleh Amerika Serikat merupakan pukulan terbesar yang pernah diterima Iran dari negara lain.

Menurutnya, tindakan itu dilakukan karena adanya kekhawatiran terhadap rencana Iran memperluas pengaruhnya di kawasan Timur Tengah.

“Kami memberikan pukulan yang sangat keras kepada Iran, sesuatu yang belum pernah dilakukan negara lain,” kata Trump singkat.

Ketegangan AS–Iran Kembali Meningkat

Pernyataan Trump muncul di tengah meningkatnya eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran setelah terjadinya rangkaian serangan dan serangan balasan dalam beberapa waktu terakhir.

Baca Juga  IPO SpaceX dan Krisis Iran Guncang Pasar Wall Street Bergerak Tak Menentu

Hubungan kedua negara memang telah lama diwarnai ketegangan, terutama terkait program rudal Iran dan pengaruh politik serta militernya di kawasan Timur Tengah.

Sejumlah analis menilai situasi ini berpotensi memperburuk stabilitas regional jika tidak diimbangi dengan upaya diplomasi yang intens.

Di sisi lain, komunitas internasional mulai menyerukan agar kedua negara menahan diri guna menghindari konflik yang lebih luas di kawasan yang selama ini dikenal rawan gejolak.

Baca berita lengkap lainnya di
https://JurnalLugas.Com

(PW)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait