JurnalLugas.Com — Pemimpin Houthi Yaman, Abdul-Malik al-Houthi, pada Kamis (12/3) menegaskan dukungan penuh kelompoknya terhadap Iran dalam menghadapi apa yang disebutnya “agresi AS-Israel.” Dalam pidatonya, al-Houthi menyebut serangan terhadap Iran sebagai “perang terhadap Islam dan Muslim,” serta memperingatkan bahwa konflik ini menargetkan seluruh wilayah kawasan.
Al-Houthi menambahkan, kelompok Houthi berdiri solid bersama rakyat dan pemerintah Republik Islam Iran, serta siap menghadapi setiap perkembangan dalam konfrontasi yang sedang berlangsung. “Kami siap untuk semua kemungkinan yang muncul dalam pertempuran ini,” ujarnya.
Ketegangan regional meningkat sejak serangan gabungan Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran pada 28 Februari lalu. Serangan ini dilaporkan menewaskan sekitar 1.300 orang dan melukai lebih dari 10.000 lainnya, menurut otoritas Iran.
Sebagai balasan, Teheran melancarkan serangan menggunakan drone dan rudal yang menargetkan Israel, Irak, serta beberapa negara Teluk yang menjadi basis militer AS, memperluas konflik di kawasan Timur Tengah.
Konflik ini memicu kekhawatiran komunitas internasional mengenai eskalasi lebih lanjut yang dapat berdampak pada stabilitas regional dan jalur perdagangan global.
Baca selengkapnya di JurnalLugas.Com
(TT)






