Prodia Siap Tancap Gas, Strategi Layanan Medis Premium dan Digitalisasi

JurnalLugas.Com — PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) mengumumkan sejumlah strategi ambisius untuk memperkuat pertumbuhan perusahaan sepanjang tahun 2026. Langkah ini diambil menyusul peningkatan jumlah pelanggan dan layanan yang terus tumbuh sepanjang 2025.

Pada 2025, Prodia mencatat lebih dari 888 ribu pelanggan baru dengan total tes kesehatan mencapai lebih dari 20 juta secara nasional. Capaian ini menjadi fondasi untuk memperluas jaringan layanan dan memperdalam penetrasi pasar di tahun mendatang.

Bacaan Lainnya

Ekspansi Jaringan dan Layanan Premium

Direktur Utama Prodia, Dewi Muliaty, menyatakan bahwa perusahaan akan fokus pada ekspansi jaringan laboratorium dan klinik khusus, termasuk layanan specialty clinic di bidang stem cell, autoimmune, dan longevity. Strategi ini bertujuan untuk memenuhi permintaan masyarakat akan layanan medis canggih yang bernilai tambah tinggi.

Baca Juga  PT United Tractors Tbk Dirikan Entitas Baru Nikel Senilai Rp10 Miliar, Resmi Bentuk PT Nusantara Industri Nikel Lestari

Selain itu, Prodia memperkuat integrasi layanan diagnostik klinis kompleks melalui fasilitas Prodia Clinical Multiomics Center (PCMC) yang didukung sistem Clinical Decision Support (CDS). Langkah ini diharapkan meningkatkan kualitas layanan sekaligus memperluas basis pendapatan di luar tes rutin.

Optimalisasi Digital dan Pengalaman Pelanggan

Perusahaan juga terus mengembangkan platform digital melalui aplikasi U by Prodia, Prodia for Doctor, dan portal web terintegrasi. Hingga kini, aplikasi digital Prodia telah diunduh lebih dari 2,9 juta kali, dengan peningkatan pengguna aktif bulanan mencapai 94%, menjadikannya instrumen penting dalam memperkuat interaksi digital dengan pelanggan.

Direktur Keuangan, Liana Kuswandi, menekankan bahwa kinerja positif sepanjang 2025 menjadi fondasi kuat untuk meningkatkan kualitas pendapatan, dengan fokus pada layanan diagnostik komprehensif yang memberikan margin lebih tinggi dibandingkan tes konvensional.

Baca Juga  PT WIR Asia Tbk (WIRG) Serap 91% Dana IPO Fokus Ekspansi dan Modal Ini

Bisnis Sektor Kesehatan

Tahun 2026 diprediksi menjadi tahun penting bagi sektor kesehatan di Indonesia. Prodia berupaya memanfaatkan tren pertumbuhan industri kesehatan dengan memperluas pangsa pasar di segmen layanan komprehensif berbasis teknologi, sekaligus merespons kebutuhan masyarakat akan layanan yang lebih terintegrasi dan canggih.

Dengan strategi ekspansi jaringan, pengembangan layanan premium berbasis teknologi, dan optimalisasi digitalisasi, Prodia optimis dapat mempertahankan tren positif dan mendorong pertumbuhan berkelanjutan pada 2026. Langkah-langkah ini memperkuat posisi perusahaan sekaligus menghadirkan layanan kesehatan berkualitas bagi masyarakat.

Baca selengkapnya di JurnalLugas.Com

(SJ)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait