Kim Jong Un Awasi Langsung Latihan Roket 600mm Korea Utara, Tembakan Ultrapresisi Capai 364 Km

JurnalLugas.Com — Latihan militer berskala besar kembali digelar oleh Korea Utara. Pemimpin negara tersebut, Kim Jong-un, dilaporkan memantau langsung latihan serangan artileri jarak jauh yang dilakukan pasukan militernya.

Menurut laporan kantor berita resmi Korean Central News Agency (KCNA), Minggu (16/3), sebuah sub-unit artileri jarak jauh milik Tentara Rakyat Korea melaksanakan latihan tembakan ultrapresisi pada Sabtu (14/3) di wilayah barat negara itu.

Bacaan Lainnya

Dalam latihan tersebut, militer Korea Utara mengerahkan sedikitnya 12 unit peluncur roket multilaras berkaliber 600 milimeter. Selain itu, dua kompi artileri juga dilibatkan untuk menguji kemampuan serangan presisi jarak jauh.

Baca Juga  Trump Gigit Jari, Iran Tolak Gencatan Senjata dan Negosiasi, Araghchi Kami Siap Berperang

KCNA melaporkan, pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, hadir langsung di lokasi latihan untuk mengawasi jalannya simulasi serangan tersebut. Kehadirannya disebut sebagai bagian dari upaya memastikan kesiapan tempur pasukan artileri strategis.

Dalam uji coba itu, roket yang diluncurkan berhasil menghantam target berupa pulau yang berada sekitar 364,4 kilometer dari titik peluncuran di perairan timur Semenanjung Korea.

KCNA juga menyebut latihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan tempur unit artileri jarak jauh serta memastikan sistem persenjataan strategis mampu mencapai target dengan presisi tinggi.

Dalam pernyataannya yang dikutip KCNA, Kim Jong-un menegaskan bahwa kekuatan serangan yang efektif merupakan bagian penting dari sistem pertahanan negara.

Ia juga menekankan bahwa Korea Utara berkomitmen menjaga stabilitas dan perdamaian dengan membangun kemampuan militer yang kuat. Menurutnya, kekuatan pertahanan yang solid menjadi jaminan utama bagi keamanan dan kedaulatan negara.

Baca Juga  Serangan Udara AS-Israel Hantam Bandar Abbas, Jalur Minyak Dunia Selat Hormuz Terancam Lumpuh

Latihan artileri tersebut kembali menunjukkan fokus Korea Utara dalam meningkatkan teknologi persenjataan jarak jauh, terutama sistem roket multilaras berkaliber besar yang dinilai memiliki daya jangkau dan akurasi tinggi.

Langkah ini juga dipandang sebagai bagian dari strategi militer Pyongyang dalam memperkuat kemampuan deterrence atau daya tangkal di kawasan Asia Timur yang selama ini menjadi perhatian komunitas internasional.

Baca berita internasional terbaru lainnya di https://JurnalLugas.Com.

(TT)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait