JurnalLugas.Com – Pergerakan harga pangan nasional kembali menunjukkan dinamika signifikan di awal pekan. Data terbaru dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola oleh Bank Indonesia mencatat lonjakan harga pada sejumlah komoditas utama, terutama cabai rawit merah.
Berdasarkan pemantauan pada Senin pagi, 6 April 2026, harga cabai rawit merah tercatat mencapai Rp83.150 per kilogram. Kenaikan ini menempatkan komoditas tersebut sebagai salah satu penyumbang inflasi pangan paling dominan dalam beberapa hari terakhir.
Sementara itu, harga daging ayam ras berada di level Rp44.000 per kilogram, relatif stabil namun masih berada pada kisaran tinggi dibandingkan rata-rata harga sebelumnya.
Bawang dan Beras Ikut Bergerak
Selain cabai dan ayam, komoditas bumbu dapur juga mengalami tekanan harga. Bawang merah tercatat di angka Rp47.650 per kilogram, sedangkan bawang putih mencapai Rp39.650 per kilogram.
Di sektor pangan pokok, harga beras menunjukkan variasi berdasarkan kualitas. Beras kualitas bawah I dijual Rp14.350 per kilogram, sementara kualitas bawah II Rp15.150 per kilogram. Untuk kategori medium, harga berada di kisaran Rp15.700 hingga Rp16.050 per kilogram.
Adapun beras kualitas premium atau super I tercatat Rp16.900 per kilogram dan super II Rp16.500 per kilogram.
Cabai Lain dan Daging Sapi Masih Tinggi
Tidak hanya cabai rawit merah, jenis cabai lainnya juga masih berada di level tinggi. Cabai merah besar dipatok Rp48.700 per kilogram, cabai merah keriting Rp42.550 per kilogram, dan cabai rawit hijau Rp44.400 per kilogram.
Untuk protein hewani, harga daging sapi kualitas I mencapai Rp146.550 per kilogram, sedangkan kualitas II berada di Rp139.450 per kilogram.
Seorang pengamat pangan menyebutkan bahwa fluktuasi harga ini dipengaruhi oleh distribusi dan faktor cuaca. “Pasokan dari sentra produksi belum sepenuhnya stabil, sementara permintaan tetap tinggi,” ujarnya singkat.
Gula dan Minyak Goreng Relatif Stabil
Di sisi lain, harga gula pasir premium tercatat Rp20.350 per kilogram dan gula pasir lokal Rp18.950 per kilogram. Sementara itu, minyak goreng curah dijual Rp20.500 per liter.
Untuk minyak goreng kemasan, harga bermerek I berada di Rp23.300 per liter dan bermerek II Rp22.200 per liter.
Komoditas telur ayam ras juga terpantau di level Rp32.300 per kilogram, masih dalam rentang stabil meski cenderung tinggi di beberapa daerah.
Waspada Tekanan Inflasi Pangan
Kondisi ini menjadi perhatian karena berpotensi mendorong tekanan inflasi, khususnya dari kelompok volatile food. Kenaikan harga cabai dan bahan pokok lainnya sering kali berdampak langsung pada daya beli masyarakat.
Pemerintah dan otoritas terkait diharapkan terus menjaga kelancaran distribusi serta memastikan pasokan tetap aman, terutama menjelang periode konsumsi tinggi.
Pantau perkembangan harga pangan terkini dan informasi ekonomi lainnya hanya di JurnalLugas.Com
(ED)






