JurnalLugas.Com — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Utara terus mempercepat proses pemulihan pasokan listrik di sejumlah wilayah yang terdampak gangguan sistem kelistrikan sejak Jumat malam. Upaya penormalan dilakukan secara bertahap agar masyarakat bisa kembali menikmati aliran listrik dengan aman dan stabil.
Manager Komunikasi dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan PLN UID Sumut, Darma Saputra, mengatakan hingga Sabtu siang proses pemulihan menunjukkan perkembangan signifikan.
“Sebanyak 199 penyulang dari total 540 penyulang terdampak sudah berhasil dipulihkan,” ujarnya di Medan, Sabtu 23 Mei 2026.
Menurut Darma, tim teknis PLN masih terus bekerja di lapangan untuk mempercepat proses normalisasi jaringan kelistrikan. Fokus utama saat ini adalah memastikan sistem distribusi kembali stabil agar pasokan listrik dapat menyala secara bertahap di seluruh wilayah terdampak.
Gangguan kelistrikan tersebut sebelumnya terjadi setelah sistem transmisi tegangan tinggi di wilayah Sumatera mengalami kendala pada Jumat petang sekitar pukul 18.44 WIB. Kondisi cuaca ekstrem disebut menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kestabilan jaringan listrik.
Akibat gangguan itu, sejumlah daerah di Sumatera Utara sempat mengalami pemadaman dengan durasi berbeda-beda. Warga di beberapa kawasan Kota Medan bahkan mengeluhkan aktivitas rumah tangga dan komunikasi digital sempat terganggu akibat listrik yang belum sepenuhnya pulih.
Meski demikian, PLN memastikan proses pemulihan terus berjalan tanpa henti. Petugas teknis disebut bekerja secara bergantian untuk memeriksa kondisi jaringan dan mengurangi risiko gangguan susulan saat aliran listrik kembali dinyalakan.
“Kami memahami ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan dan berkomitmen melakukan pemulihan secepat mungkin,” kata Darma.
PLN juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas gangguan layanan listrik yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera Utara. Perusahaan pelat merah itu meminta masyarakat tetap tenang sembari menunggu proses pemulihan selesai secara menyeluruh.
Sejumlah pengamat energi menilai gangguan jaringan berskala besar seperti ini menjadi tantangan serius bagi sistem kelistrikan modern di Pulau Sumatera. Infrastruktur transmisi yang saling terhubung membuat satu gangguan dapat berdampak luas ke beberapa daerah sekaligus.
Karena itu, modernisasi sistem distribusi dan penguatan jaringan transmisi dinilai menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko pemadaman besar di masa mendatang.
PLN mengimbau pelanggan untuk terus memantau informasi resmi terkait perkembangan penanganan gangguan melalui aplikasi PLN Mobile maupun layanan Contact Center 123.
Baca informasi terbaru lainnya di JurnalLugas.Com
(Soefriyanto)






